Tapi kalo liat videonya, yang bikin gaduh itu yang marah-marah di video sambil ngerekam. Tukang cukurnya mah lagi kerja, cuma jawab pelan kalo dia merasa belum merdeka.
👶: “Ma, tadi aku disuntik.”
🧕: “Nangis gak?”
👶: “Enggak.”
🧕: “Wih, keren 👍”
👶: “Tadi sebelum disuntik aku ditanya, ‘Nama kau siapa?’”
🧕: “Terus?”
👶: “Aku bilang, ‘Nih ada tulisannya.’” (nunjuk nametag)
🧕: “Lah, kenapa gak langsung bilang aja sebutin nama kamu?”
👶: “Pengen tahu dia bisa baca gak. Soalnya tadi aku dites baca juga.”
(Maksudnya tes buta huruf ya, guys 😭)
Btw, dia kalau ditanya kegiatan di sekolah apa aja hari ini, jawabnya:
👶: “Lihatlah di HP Mama, Bu Guru kan kirim video-nya. Masa aku harus jelasin juga.” 😌😌😌
Emang kosong aja berarti wawasannya. Kok bisa sampai kepikiran kalo angka itu masuk akal. Kalo orang berpikir pakai nalar sih harusnya langsung ga percaya saat dapat laporan begitu.. ga masuk akal dari sisi manapun. 🤦♂️
Kalo 700 perak baru masuk akal. Tapi kalo segitu ya bukan keberhasilan. 💁🏻♂️
Paparan Kemdikdasmen, Guru PNS (Sekolah) di Indonesia sekarang tersisa 858 ribu, guru PPPK 1,1 juta, dan guru Non ASN/ honorer 172 ribu.
Kebutuhan guru tahun 2026, masih kurang 561 ribu. Jika dibiarkan, tahun 2029 kebutuhan guru membengkak jadi 900 ribu.
Pidato Presiden pada 14 Agustus 2026, tidak berarti apa-apa bagi pendidikan karena kekurangan 500 ribu guru tidak dibahas sama sekali.
Saya bukan hanya bicara tentang nasib guru. Tapi nasib anak-anak kita di sekolah negeri, yang mungkin gurunya tidak pernah ada. Selama setahun ini, anak-anak kita, mungkin saja learning loss, bukan karena virus atau bakteri yang menyebabkan pandemik. Karena tidak ada gurunya. Meskipun bakteri lain bisa datang ke sekolah dalam bentuk makanan beracun.
Sementara, dari kemenag presentasi. Masih membahas soal ikhlas, passion, dan nyinyir sama guru madrasah yang menuntut kesejahteraan, dan sibuk membahas dedikasi guru madrasah. Terus membandingkan guru madrasah dengan guru Finlandia.
Skakmat buat pidato Istana di MPR! Rieke PDIP sentil keras: sebagus apa pun 'Pedoman Kabinet', kalau basis datanya ngasal, yang lahir cuma anggaran fiktif & korupsi. Jargon evidence-based policy tapi data PDB & kemiskinan difabrikasi demi pencitraan.
Video : kompas tv
Rakyat Jakarta di 14 Agustus 2026:
- Pagi berangkat kerja, ketahan Presiden yang otw Gedung DPR MPR
- Siang mau berangkat Jumatan, ketahan Presiden yang baru selesai Pidato di Gedung DPR MPR
- Sore mau pulang kerja, ketahan Presiden yang baru selesai Pidato di Paripurna DPR.
Orang2 FB marketplace kocak bgt cokk 🤣🤣
CODan sama buyer yg nego gapake otak, seller malah ngerjain balik ngarahin COD ke Mess TNI jam 3 pagi. Bukannya dpt barang, malah disuruh push-up sama TNI🤣