Sehat-sehat semua orang, pekerja, terutama yang harus banyak mobilitas di jalanan ...
I wish you a good day and good punggung karena pasti masuk angin ....
Gua order makanan berkuah kan mumpun ujan dan kelaperan ... tadi sih gerimisnya udah setitik-titik banget terus dateng ni bapaknya
Bapaknya cuma cengangas cengenges sambil nanya "yang beli makanan ini ya" terus gua jawab iya ... abis itu dia sibuk ngeluarin
Aslinya stress dan cape ... but i could see that a friend of mine ini sangat tipikal yang mendahulukan orang baru dia. Dia beneran take care of everyone sambil bilang "ayo kak dikit lagi kita sampe" meanwhile me biasanya jalan duluan terus berhenti cuma buat nungguin dia
True, setelah menjadi anggota klub berduka baru paham rasanya kalau ternyata berduka itu nggak pernah ada garis finishnya.
Menurutku pribadi, stages di grief itu tergambar hanya dengan satu garis lurus dengan ikhlas/keikhlasan.
Di garis tersebut, kita nggak pernah tau bolanya
Grief adalah hal yang paling membingungkan. Ever heard of stages of grief? It is not even stages. It is more like a circle. No end. Just cope. Once you have it, it stays with you forever
condong ke arah mana. Mungkin bolanya berhenti di tengah-tengah atau dia mengambil porsi lebih banyak ke arah keikhlasan.
Bisa jadi juga tiba-tiba dia bergulir lagi mundur ke belakang, karena kita kembali teringat dan berduka cukup dalam.
Garisnya cuma satu, tapi perpindahan