ketika harga minyak dunia naik
teddy: "harga pertamax naik mengikuti harga minyak dunia"
sekarang harga minyak dunia turun
pertamina: "berdasarkan kordinasi dgn pemerintah, harga pertamax tidak mengikuti harga minyak dunia"
P MAKSUDDD?
eh kontol tadi pertalite di spbu deket rumah gw abis gw terpaksa beli pertamax anjeng. opsional mata lu. motor gw bisa isi es teh jumbo dah gw isi es teh jumbo ya monyet
Konsep “demo tapi mendukung” saja sudah aneh.
“Tapi kan, Bang, ada demo dukung Palestina?”
Jadi gini, dek.
Gerakan dukungan itu tetap masuk akal kalau arahnya membela pihak yang tertindas atau menekan pihak yang punya kuasa.
Demo dukung Palestina, misalnya, bukan membela kekuasaan.
Itu bentuk solidaritas kepada korban dan tekanan moral kepada negara/lembaga internasional.
Nah, ketika ada yang turun ke jalan untuk membela pemerintah yang sedang berkuasa, apalagi di saat pemerintah itu sedang dikritik...
monyet bodoh yang baru lahir saja tahu kalau itu bukan gerakan murni, tapi bagian dari upaya mengamankan narasi kekuasaan.
Daster dipake! Pinky-pinky juga boleh!
Panci & sodet jangan lupa!
Besok kita demo bareng ALIANSI PEREMPUAN INDONESIA di Jakarta!
Sampai menang nanti ✊💜
Jadi beneran ya US bayar 300M USD, atau sekitar 5.100 trilyun rupiah, ke Iran, biar ngebuka lagi selat hormuz yang awalnya udah kebuka.😂
Itulah punya presiden yang bener itu penting. Kalo ga cari masalah padahal ga perlu keluar uang segitu.
Kenapa Dubes ditemui sama Seskab? 🤨
Menteri Luar Negeri gak ada?
Wakil Menteri Luar Negeri? Ada satu, dua, tiga loh wakilnya?
Itu empat orang gak bisa semua?
Saya meyakini gestur Nanik yang sering nangis-nangis ini bagian dari strategi propaganda politik yang sangat sadar.
Kita tahu konsultan politik Prabowo ini sangat piawai memainkan psikologi massa dan emosi publik (Gemoy playbook).
Harapannya mungkin supaya menarik simpati masyarakat awam lalu memberi ruang pemakluman pada masalah utama dari kebijakan MBG yang dampaknya lebih banyak ke elit daripada ke rakyat.