Kenapa banyak yang kebingungan membedakan urusan pribadi dengan urusan publik?
Ya karena dari kecil diajari bahwa ngurusi hal2 pribadi orang lain adalah kebaikan
Reseknya mendarah daging
Apa yang akan terjadi jika kita tak lagi percaya kepada negara?
Serangan kali ini bukan hanya kehilangan data publik, juga longsornya kepercayaan masyarakat. Perlindungan data pribadi adalah simpul kepercayaan masyarakat dengan negara.
Jika pengelolanya saja abai, pemerintahnya tak merasa penting menjelaskan, Indonesia akan kian cepat menuju low trust society.
Dapatkan kemudahan membeli majalah TEMPO cetak di Tokopedia dan Shopee dengan link : https://t.co/OU5cxQ8sn3
atau hubungi CS kami di:
08771146002
08121283676
Jadi tugasmu sekolah itu
tdk utk jadi apa2, tapi memperbesar kemungkinan kamu urip layak, tidak ada yg menjamin kamu hidup lebih layak dari yg lain, tapi memperbesar kemungkinan utk bisa memenuhi kehidupanmu.
Tidak ada yg jamin.
Pikiren dewe!
~ @ryuhasan
Kuliah itu nggak penting: karena itu bukan pondasi dasar untuk sukses?
Coba bilang gitu ke dokter yg akan lakukan tindakan atau bedah yg bakal operasimu nanti. ‘Santai, dok, pengalaman TikTok pasti cukup!’
Simak apa kata dokter bedes @ryuhasan
Setelah menghatamkan “3 Body Problem” nya Netflix
Kesimpulannya, dari hard sci-fi novel netflix berhasil menghabiskan ilmiahnya tersisa fiksinya
Ya nggak papa juga seh, lha kan bukan mau bikin filem bimbel masuk umptn
Sejak dulu yg ada jugak dongeng anak durhaka, nggak ada dongengan orang tua durhaka.
Kenapa? Karena yg mbikin dongeng ya orang2 tuak
mana ada seh anak kecil ngarang dongeng?
Setiap kali saya lihat botol atau kaleng Fanta, yg langsung terbayang adalah wajah Hitler sedang berorasi
Fanta ini sebenarnya memang produk Nazi Jerman seh, atau lebih tepatnya idenya si Kumis Asmuni alias Hitler