hlo semua! im new to #studytwt
mutualan yu✨
about me
- call me naj
- 10th grade
- 16 y.o || 05l
- saintek
kalau lewat bantu like/rt ya!! lets share positive vibes <3 #ambisverse
guys info aja sih, kalau sholat jgn lupa baca (al baqarah 284-286) sama doa ini sehari 1 aja, aku kyk dikabulin bbrp doa dari bulan september sampai hari ini…. huhu walaupun kadang sholatku suka bolong2 sih, tp kyk bersyukur bgt dikabulin bbrp yang kuminta :”)
Tetangga gue. Bapaknya meninggal ninggalin rumah 800 juta. 2 bulan kemudian,
ibunya jual rumah itu diam diam.
Pas anaknya nanya, ibunya jawab:
"Kan rumah punya ibu. Ibu yg jaga bapak pas sakit."
Anaknya nggak berkata apa².
Tapi 3 bulan kemudian dia gugat ke PA.
Ibunya kaget. "Lho kok anak gugat ibu sendiri?"
Gue tanya pengacara PA.
Dia bilang: "Banyak yg gak tau. Pas bapak meninggal, rumah itu langsung jadi harta warisan."
Statusnya milik bersama semua ahli waris.
Siapa ahli waris? Istri dapet 1/8. Anak dapet sisanya.
Jadi ibu itu cuma punya hak 1/8 doang. Sisanya 7/8 punya anak anaknya.
Jual tanpa TTD anak = jual barang orang.
Ini dalilnya jelas banget.
Allah bilang di QS An Nisa ayat 7: "Bagi laki laki ada hak bagian dari harta peninggalan... dan bagi perempuan ada hak bagian pula."
Terus di KHI Pasal 174: "Harta warisan belum dibagi = milik bersama ahli waris."
Jadi sebelum dibagi lewat PA, gak ada yg boleh jual seenaknya. Mau itu ibu kandung sekalipun.
Kenapa banyak ibu nekat jual?
1. Butuh uang cepet buat biaya hidup
2. Ngiranya "kan aku istrinya, pasti hak aku semua"
3. Gak tau hukum. Dikira anak nurut aja
Padahal secara syariat itu haram. Ngambil hak orang lain. Secara hukum negara = perbuatan melawan hukum.
Bisa dibatalin jual belinya.
Temen gue cerita kasus nyata di PA Jakarta.
Ibu jual rumah 1,2 M tanpa TTD 3 anaknya. Pembeli udah bayar lunas, udah balik nama.
Anak gugat. Pengadilan mutusin: Jual beli BATAL. Sertifikat dibalikin ke nama almarhum bapak.
Pembeli rugi 1,2 M. Nuntut ibu itu. Ibu itu jual sawah buat balikin duit.
Nyesel seumur hidup.
Terus gimana biar aman?
Kalo bapak meninggal, langsung urus 3 ini:
1. Surat Keterangan Waris di Kelurahan
2. Penetapan Ahli Waris di Pengadilan Agama
3. Balik nama sertifikat ke semua ahli waris
Baru setelah itu boleh dijual. Dan uangnya dibagi sesuai faraidh.
Ini prosesnya makan 2-3 bulan. Tapi lebih baik daripada sengketa 5 tahun.
cc:threadbongkarsistem
gaji gua 80 juta/bulan sebagai manager di perusahaan multinasional, istri gua 40 juta/bulan dari affiliate tiktok.
- tiap bulan cuma kepakai 8 jutaan buat kebutuhan sehari-hari
- tiap bulan menyempatkan liburan ke luar kota, setahun 1x atau 2x keluar negeri
- tabungan pensiun menyentuh angka 8 M
- rumah udah beli cash tanpa riba, ga nyicil
- mobil sudah ada 2 (palisade, mazda cx 80), satu untuk istri satunya buat kerja
di umur 30-an ini, menikmati slow living di Bandung, rasanya nyaman, tenang ~ anak-anak sekolah di sekolah favoritnya.
Hari ini saya sekeluarga mulai cicil pindahin barang dari rumah orang tua ke rumah yang udah kami bangun dari tahun 2025, dan bocil antusias bgt ngerapiin kamarnya.
Well, wishlist pasangan after nikah pada umumnya adalah pindah ke rumah sendiri atau ngontrak kan? saya dan istri ngak pilih antara kedua itu.
Kenapa? karena saya ngak mau meresiko-kan anak saya yang dulu masih bayi diasuh orang baru, karena saya dan istri saat itu juga masih kerja. Biar kami saat lagi pergi kerja ngak was-was, banyak banget kisah pengasuh nyiksa anak kan?
Saat itu kami ngerasa better anak diasuh nenek dan kakeknya termasuk ART yang udah kerja lebih dari 10 tahun, tapi kami juga hiring pengasuh untuk bantu-bantu.
Dan setelah 6 tahun nikah, Alhamdulillah bisa kami bangun rumah ini, tanpa KPR. Full cash. Karena menurut kami itung-itungan pake KPR malah boncos.
Kami sabar, pelan-pelan nabung, dan juga ada jual berbagai aset yang saya udah invest sejak tahun 2015 mulai dari emas LM, saham, sampe berbagai crypto buat bangun rumah ini. IMB aja dibayar pake Ethereum, dijual jadi IDR dulu hahaha.
Jadi ya kurang lebih itulah cerita hidup saya dan keluarga yang akan segera memasuki next chapter.
KALAU PENYAKIT BISA BICARA MEREKA AKAN "TERIAKK"
1. TUMOR
“Aku tumbuh pelan-pelan karena kamu terlalu lama menahan.
Marah kamu simpan, sedih kamu tutup,
Kecemasan kamu pendam.
Yang tidak keluar... akhirnya mencari jalan sendiri.”
2. AUTOIMUN
“Aku muncul saat kamu terus melawan dirimu sendiri.
Di luar kamu bilang ‘aku kuat’, padahal di dalam kamu lelah.
Tubuhmu ikut bingung,
karena kamu tak pernah jujur pada rasa.”
3. KANKER
“Aku besar dari luka yang kamu kunci rapat.
Maaf yang tak pernah terucap.
Tangis yang tak pernah tumpah.
Sakit hati yang tak pernah sembuh.”
4. STRES KRONIS
“Aku bukan cuma di pikiran.
Aku masuk ke tidurmu, ke makananmu, ke napasmu.
Kamu bilang ‘aku baik-baik saja’,
padahal tubuhmu berteriak minta istirahat.”
5. INSOMNIA
“Aku datang karena kepalamu tak pernah benar-benar berhenti.
Kamu rebah, tapi pikiranmu masih berlari.
Kapan terakhir kali kamu benar-benar tenang?”
6. SAKIT MAAG / LAMBUNG
“Aku perih karena kamu terlalu sering ‘menelan’ keadaan.
Tidak enak hati.
Tidak enak menolak.
Tidak enak berkata jujur.”
Cukup...
Tubuh bukan musuh.
Ia hanya alarm.
Belajar dengarkan sebelum ia teriak lebih keras.
ternyata skill yang harus kita punya diusia sekarang ini:skill mengatur suasana hati & emosi
jgn apapun dibaperin, jgn berekspektasi lebih sama seseorang, orang bisa berubah kapan aja, hari ini bilang sayang, besoknya ngilang juga ada. semua bisa pergi kapan aja.
@tanyarlfes nahan buat ga balikan karena sadar pasti ga akan bahagia sama dia tuh nyeseknya ampun2an bgt ya🥲
udah sekian tahun ini ngejalanin posisi ini dan beberapa kali ngerasa "apa kucoba aja dulu ya sekali lagi?" tapi abis itu sadar klo emang hubungan kita tuh ga akan berhasil🙂
@tanyarlfes Dy laki2 yg bertanggung jawab thd keluarga, tapi memang tanggungannya besar bgt.. Dy g salah saat ini mengutamakan ibu dan adik2nya, kamu jg g salah merasa ragu u/ ikut menanggung beban tsb.. Semua orang berhak atas kehidupan yg baik n tenang..
Ambil pilihan yg membuat km bahagia
@dbfldk_zz Manipulatif. Bukan org serba ada, tapi tau ini salah. Maaf, sedih & susah kita itu bkn tameng. Dari awal sepakat patungan, ya lakuin. Gak mampu, ya gak usah sok ikut & nampung duit. Nipu temen deket yg lagi euphoria bareng tapi masih bisa aktif sana-sini setelahnya itu gila, sih.
Eh kemarin2 tuh kan rame soal gamau masuk neraka karena gamau ketemu pemerintah ya wkwkwkwk
Nah, selain alasan itu, aku mau cerita dikiiiit aja soal kondisi nanti di neraka. Kebetulan tadi lagi ngaji Surah Ghafir. Ini serem banget sih menurutku.
[Sebuah Utas]