Pernah tau dari salah satu kenalan dari suatu negara dia cerita anak SMA di sana abis lulus sekolah ada gap yearnya ga lamgsung persiapan kampus. Tapi mereka mencapai keinginannya yg tertunda kayak hiking, keliling dunia, belajr mobil, belajar biola, ngembangin diri, dll.
Lah di sini abis lulus SMA tiap hari langsung bolak-balik tempat bimbel ampe jam 12 malam buat persiapan UTBK. Gimana kagak stress kita 😭😭😭
emang culture dan sistem umur di indo bikin kita ngerasa hidup sambil kejar kejaran. kita dituntut harus achieve banyak hal di awal 20an, di tengah kondisi negara carut marut ga jelas.
btw gw gap year dan baru mulai kuliah di umur 22 tahun, di saat temen temen gw udah banyak yang wisuda dan nyusun skripsi. waktu itu sempet down, ngerasa ketinggalan jauh, apalagi ditambah omongan orang sekitar yang instead of kasih semangat malah pada bilang “ngapain sih baru mulai kuliah umur segitu.” tapi gw terobos aja,yang penting ortu ngedukung. dan sekarang gw udah di semester terakhir, tinggal nunggu yudisium. walaupun harus mengarungi ocehan pedes banyak orang. but i’m proud of myself bisa ngelewatin ini.
gw pengen banget, one day indo bisa kaya negara lain yang ga ngukur semuanya berdasarkan umur. cape rasanya, hidup di negara yang umur 25 tahun udah dianggep artefak gak butuh kerjaan ga butuh penghasilan
sebagai player reverse 1999 yg tahu betapa bahayanya hidup di dunia reverse banyak storm, apalagi kalau gak ada payung equilibrium, w masih pilih idup di sana 🤣
Sebagai player wuwa yg tau betapa bahaya nya idup di Solaris-3, apalagi kalo bukan resonator, w masih pilih idup disana daripada jadi WNI njir😹😹😹dah 18k aja bangke
Biasanya aku bedain pertanyaannya.
Kalau interview dengan **HRD**, fokusnya ke aturan kerja dan benefit:
1. Range gajinya gimana, gross atau nett?
2. Benefit apa saja yang didapat? BPJS, asuransi, dll.
3. Sistem cutinya gimana? Berapa hari per tahun?
4. Statusnya kontrak atau tetap?
5. Ada probation atau tidak? Kalau ada, berapa lama?
6. Notice period-nya gimana?
Kalau interview dengan **user**, fokusnya ke kerjaan, tim, dan ekspektasi:
1. Nanti report ke siapa?
2. Flow kerja hariannya seperti apa?
3. KPI atau targetnya diukur dari apa?
4. Siapa yang menilai performance kita?
5. Kriteria lulus probation seperti apa?
6. Challenge terbesar di role ini apa?
7. Timnya sekarang berapa orang dan cara kerjanya gimana?
Intinya, ke HRD tanya soal sistem kerja dan benefit. Ke user tanya soal jobdesc, target, tim, dan ekspektasi.
Tenang, walau 1 dollar skrng udah 18.000
Itu artinya rupiah lagi dilemahin, biar ekspor josss, toh beli tempe goreng masih pake rupiah. Ga pake dolar.
Amanlah.
Itu buktinya ibox, resto mewah, event2 fashion tetep rame.
Ini ulah mata2 asing yg buat gaduh.
Jaya jaya jaya
selama metrics kerja akademis selalu diukur dengan angka dan dijadikan rat race untuk mengejar achievement2 tertentu instead of chasing knowledge, skandal2 kaya gini akan terus bermunculan. apalagi dengan ekosistem kerja yang ga mendukung
As a neurodivergent, you don't actually want a "normal" life. you want, slow mornings, space to think, work that feels aligned to you, money that doesn't cost your peace.
info lagi, kompetisi robotik buat inovasi di ajang perguruan tinggi pun hampir ditiadakan (tinggal satu divisi dari 7 divisi) karena dana penyelenggaraan lombanya berkurang karena MBG
Gua tau dari dosen gua sekaligus dekan, kalo UI kehilangan 500M dari mendikiti gara-gara MBG, jadi untuk menutupi dana tersebut apa-apa dinaikin, dan apa-ala disewakan. Bukan salah UI sepenuhnya, salah MBG!!‼️‼️
sorry for my fellower that follows me in open source contribution, if you ask why person like me has not successful yet person like me in your country has success because my system country doesn't reward R&D projects🤣
Kenapa Indonesia gk punya EV sendiri?
Padahal, Indonesia punya banyak Fakultas Tehnik dan elektro bagus2.
Indonesia punya BRIN, yg dulu namanya BPPT, pendirinya Insinyur terkenal lulusan Jerman yg punya banyak paten berkaitan dengan Pesawat Terbang, BJ Habibie.
Tapi, kenapa Indonesia gk punya EV sendiri?
Pak @onnowpurbo Mungkin bisa bantu jawab😁
Our biggest breakthrough in efficiency yet, the Framework Laptop 13 Pro with 20 hours of battery life. In Graphite.
Linux-first with options for Ubuntu pre-installed. Featuring Intel® Core™ Ultra Series 3 processors, LPCAMM2 Memory, a new haptic touchpad, and a touchscreen display.
Pre-orders for the Framework Laptop 13 Pro open now: https://t.co/88vOj9duM1