@dimarsasongko98 gw kalau uda punya 600m, ga akan kyknya kerja lagi di pemerintah/dpr. mending jadi swasta aja harta banyak ga akan ketauan krn ga ada lkhpn.
mau sampe turunan ke tiga kyknya ga akan habis juga.
@reignbowman sejak kasus di daerah ku yang punya sppg nya diciduk aparat karena menyuguhkan ayam tiren, sejak itu aku ga pernah ambil emebegeh lagi buat anak aku
Sekolah anak gue ditanyain pada mau MBG apa enggak. Ternyata semua pada gamau. Yang bersedia? Nol.
Emang masih ada ya orang tua yang anaknya mau dikasih MBG?
@marsekarl Kak, sebelum SPPG-nya kena kasus, rutin ambil MBG? Dimakan ga?
Terus gue penasaran, kalau anaknya ga habis gimana tuh? Ada 'tekanan' buat dihabisin atau bebas aja?
"Program MBG itu sebenarnya bisa dibuat jauh lebih simple."
Yang paling simple?
Hapus aja!
Selesai satu masalah besar. Kalau gagal ya akui gagal. Nggak semua program harus dipertahankan mati-matian.
Tapi sayangnya, Presidennya nggak punya biji buat stop ini...
Arief Muhammad berikan pendapatnya terkait program MBG,
"Program MBG itu sebenarnya bisa dibuat jauh lebih simple.
Banyak ibu-ibu kantin di warung sekolah yang udah puluhan tahun melayani anak-anak setiap hari. Mereka ini bisa banget diberdayakan.
Mereka paham selera siswa, kenal sama lingkungan sekolah, dan punya reputasi untuk jaga kualitas makanan yang mereka jual. Sehari2 hidupnya tuh di sana, buat ngasih menu2 aneh ke anak dan guru yg mereka kenal lama tuh sepertinya akan lebih kecil kemungkinannya.
Paling nanti tinggal dikasih pendampingan, ajarin standar gizi, serta dukungan modal untuk mereka sebagai bagian dari pelaksana program.
Manfaat ekonominya pun bisa langsung dirasakan masyarakat sekitar sekolah, dan pengawasan kualitas juga terjadi secara alami karena reputasi dan mata pencaharian mereka bergantung pada kepercayaan para siswa, orang tua, dan guru.
Dari sisi distribusi, jarak produksi ke penerima juga sangat dekat. Makanan bisa disiapkan dan disajikan pada hari yang sama tanpa rantai distribusi yang panjang, sehingga kualitas dan kesegarannya lebih mudah dijaga. Kenapa bisa? Krn sebelum ada MBG juga udah terbiasa masak buat ratusan murid tiap hari.."
@LambeSahamjja Pak, ga pakai teks lagi pidatonya?
Ini timnya ga pada belajar apa? Udah tau tiap pidato tanpa teks ujung-ujungnya yapping. Ga pada takut nyapuin lagi? 😭
Biasanya sih, tweet model begini malah perform lebih baik. Jadi kita tes aja:
Tweet gue lewat nggak di TL kalian?
Baru aktif lagi setelah 3 hari logout gara-gara kena SB. 😭