Dan aku bagaikan apel merah yang tak dijamah. Dibiarkan kulitnya tua tak dimamah, menangis darah ditikam lawah-lawah, lalu membusuk dengan cara yang salah.
@TamagoPost ᅠ
ᅠᅠ
ᅠ
/ Kalau nggak keberatan dengan yang ingin kembali aktif, boleh ikut sebagai The Listener atau The Glue? Yang mana saja boleh! Selagi nggak keberatan di rumahku ini berisik, ada 2 adik dan kakekku (NPCs).
ᅠ
ᅠ
ᅠ
@ShoutOCs ᅠ
ᅠᅠ
ᅠ
/ Mencari sekawan-dua kawan kelahiran '04 atau siapa pun yang sedia berkenalan! Pun terbuka untuk berbagai tawaran relasi kecuali romansa.
ᅠ
ᅠ
ᅠ
@TamagoPost ᅠ
ᅠᅠ
ᅠ
Semangat, Anum! Nggak susah bagi waktu bekerja dengan tugas gitu?
Aku Mahya. Karena nggak bisa minum kopi, biasanya aku pesan teh atau milk tea. Menu andalan di kedai kopimu apa?
ᅠ
ᅠ
ᅠ
@TamagoPost ᅠ
ᅠᅠ
ᅠ
Mahya Monasrita, dua tahun lebih muda. Yang di sini selalu sibuk cari kesibukan—maksudnya banyak yang dilakoni asal bukan sentuh tugas atau fiksasi topik skripsi.
Adik-adik kecilnya diajar memasak juga nggak, Kak?
ᅠ
ᅠ
ᅠ
@merancam ᅠ
ᅠᅠ
ᅠ
𝘞𝘩𝘢𝘵𝘴𝘈𝘱𝘱 — Banana 🍌
: Eh, tapi aku juga belum lihat kamu berapa lama ya?
: Seminggu? Setahun? 🤔
: Aku mau mandi dulu sebelum tidur.
: Tidur duluan sana.
Terkirim.
ᅠ
ᅠ
ᅠ
@TamagoPost ᅠ
ᅠᅠ
ᅠ
MAHYA MONASRITA, 2004.
Semester depan sudah resmi jadi mahasiswa tingkat akhir tapi judul masih revisi sana-sini. Ah, mending mampir studio daripada pening sendiri.
Kamu? Sibuk apa belakang ini?
ᅠ
ᅠ
ᅠ
@outer_cosmo ᅠ
ᅠᅠ
ᅠ
Setelah dipikir lama, kayaknya aku nggak punya tanaman favorit. Bunga, mungkin ada. Tapi tanaman—bingung juga. Kakak sendiri suka tanaman apa?
Oh, aku Mahya. Mahya Monasrita. Salam kenal?
ᅠ
ᅠ
ᅠ
@merancam ᅠ
ᅠᅠ
ᅠ
𝘞𝘩𝘢𝘵𝘴𝘈𝘱𝘱 — Banana 🍌
: Bentar...
: Kamu tuh katanya mau mati...
: Kenapa mau ke rumahku bawa sesuatu?
: Harusnya kan aku yang bawain kamu sesuatu.
: Obat atau buah gitu misalnya.
: Beneran sakit?
Terkirim.
ᅠ
ᅠ
ᅠ
@merancam ᅠ
ᅠᅠ
ᅠ
𝘞𝘩𝘢𝘵𝘴𝘈𝘱𝘱 — Banana 🍌
: Ohhh oke hahaha.
: Kalau naksir pun aku nggak akan bilang kok
: Rahasiamu aman di aku. ;)
: Tapi kalau malem ini maunya ketemu aku, boleh.
: Aku tungguin.
Terkirim.
ᅠ
ᅠ
ᅠ