Korban perampasan Tanah Papua buka suara: Kami Cari Keadilan!
Simak fakta lengkapnya di dalam film Pesta Babi di YouTube Redaksi JubiTV.
#PestaBabi#PapuaBukanTanahKosong
Koalisi masyarakat sipil mendesak revisi Undang-Undang Kehutanan agar lebih berkeadilan dan berpihak pada lingkungan guna menjamin pengakuan hak masyarakat adat serta menghentikan eksploitasi hutan yang memicu krisis ekologis.
https://t.co/GEUmMM6r7Q
Proyek Strategis Nasional (PSN) di Merauke, khususnya terkait pengembangan pangan (food estate) dan tebu, memicu berbagai persoalan kompleks. Berdasarkan data terbaru hingga awal 2026, berikut adalah masalah-masalah utama yang timbul:
1. Konflik Lahan dan Hak Masyarakat Adat
Perampasan Tanah Ulayat: Masyarakat adat, termasuk suku Marind, memprotes pengambilan tanah adat tanpa persetujuan yang benar atau ganti rugi yang adil. Proyek ini diperkirakan mengancam hingga 49 wilayah adat.
Intimidasi: Muncul laporan mengenai ancaman dan teror terhadap ketua marga yang menolak melepas lahan.
Kurangnya Partisipasi: Pelaksanaan PSN dinilai dilakukan tanpa pelibatan masyarakat lokal yang memahami kebutuhan wilayahnya.
2. Kerusakan Lingkungan (Ekologis)
Deforestasi Masif: Pembabatan hutan alam untuk kebun tebu dan sawah telah mencapai ribuan hektare, yang mengancam ekosistem kunci di Papua bagian selatan.
Ancaman Spesies Endemik: Hilangnya tutupan hutan merusak habitat satwa dilindungi seperti Cenderawasih, Kasuari, dan Kanguru Pohon.
Bencana Alam: Penggundulan hutan dilaporkan mulai memicu banjir di beberapa wilayah terdampak, seperti di wilayah masyarakat Malin.
3. Dampak Sosial dan Ekonomi
Hilangnya Sumber Pangan Lokal: Hutan yang dikonversi merupakan sumber makanan utama (sagu, daging rusa, ikan) bagi warga lokal. Akibatnya, pengeluaran rumah tangga meningkat karena warga harus membeli bahan pangan.
Perpecahan Sosial: Kehadiran proyek ini memicu konflik internal antar kerabat dan keluarga karena perbedaan sikap dalam menerima atau menolak tawaran perusahaan.
Ancaman Identitas Budaya: Bagi masyarakat Papua, hutan adalah identitas; kehancuran hutan dianggap sebagai penghancuran martabat dan budaya mereka.
4. Isu Hak Asasi Manusia (HAM)
Potensi Pelanggaran HAM: Komnas HAM dan berbagai organisasi sipil seperti WALHI telah memperingatkan bahwa PSN Merauke berisiko melanggar hak-hak dasar atas tanah dan ruang hidup.
#papua #westpapua #indonesia #papuanlivesmatter #psnmerauke #masyarakatadat #indigenouspeoples #tolakpsn #selamatkanyangtersisa #papuabukantanahkosong
Sebuah fragmen yang bercerita tentang perampasan tanah milik masyarakat adat Byak dipertunjukan oleh Masyarakat Adat Byak saat mereka melakukan aksi protes penolakan segala kebijakan negara -termasuk pembangunan bandar antariksa dan sejumlah batalyon di Biak- oleh Presiden Prabowo Subianto yang mengorbankan masyarakat adat serta merusak alam di Tanah Tapua pada tanggal 4 Februari lalu di Biak. Aksi penolakan ini dilakukan bersama-sama dengan GKI Tanah Papua.
#Papua #papuanlivesmatter #westpapua #gkitanahpapua #perampasantanahadat #indigenousknowledge #papuabukantanahkosong #indonesia
Baca beritanya di https://t.co/zdeJvgyx9Y
Perampokan alam dan eksploitasi alam skala luas, pengabaian dan penyingkirkan keberadaan dan hak rakyat, penyingkiran sistem pertanian dan usaha pangan rakyat, pengurasan vitalitas tanah, deforestasi dan pengrusakan terhadap Area Bernilai Konservasi Tinggi (HCVA), yang dilakukan dengan cara kekerasan, licik, korupsi dan kejam, telah terbukti mengorbankan jiwa dan kerugian harta benda, menimbulkan keresahan dan konflik sosial, perubahan iklim dan dampaknya, yang tidak dapat terhindarkan. Malapetaka Sumatera dan lainnya telah memberikan pembelajaran bencana sosial ekologi, yang semestinya tidak kita ulangi kembali.
Foto : Yayasan Pusaka
#Papua #Indonesia #WestPapua #PapuanLivesMatter #PapuaBukanTanahKosong
Pilkada tidak langsung kembali diwacanakan. Alasannya: mahal, rawan konflik, dan banyak kepala daerah terseret korupsi.
Tapi apakah mencabut hak pilih rakyat benar-benar solusi?
Simak selengkapnya di program #BanyakAlasan
https://t.co/KCBNrxAKZj
#WatchDoc#Pilkada
Jejak perampasan tanah rakyat secara sistimatik dan besar-besaran oleh tentara saat dan usai Tragedi 1965 [dari laporan khusus BBC Indonesia] *kisah dari Padang Halaban https://t.co/GYfsexovCZ
The FWPC protested the visit of Indonesian President Prabowo Subianto to the UK. The UK government should not be welcoming this war criminal, complicit in genocide in East Timor and West Papua. He belongs in the International Criminal Court, not in 10 Downing Street
The Free West Papua campaign protested the visit of Indonesian President Prabowo Subianto to the UK. The UK government should not be welcoming this war criminal, complicit in genocide in East Timor and West Papua. He belongs in the International Criminal Court, not in 10 Downing Street
Prabowo confirms he will send more Indonesian settlers to West Papua. An illegal settlement project on illegally occupied land. The Papuan population is already only 50%. Prabowo is carrying on his father-in-law Suharto's legacy of ethnic cleansing
https://t.co/GsnBAf1siA
Kalau tidak bisa dilanjutkan, jangan dipaksakan. Nanti malah jadi luka.
Tempo menyusuri Bumi Anim Ha, julukan Kabupaten Merauke, untuk menengok lokasi megaproyek cetak sawah dan kebun tebu seluas lebih dari 2 juta hektare. Sudah dua kali masyarakat dan alam Merauke menjadi korban megaproyek serupa sebelumnya.
Simak vlog episode #1 Dines Lingkungan, hanya di Channel YouTube Tempodotco.
#Tempodotco #DinesLingkungan
Militer Indonesia mengurus segalanya.
Di Papua dengan dalil keamanan pangan, turut terlibat mulai dari pengalihan hak atas tanah, mengurus lahan pertanian sampai produksi.
Barak kosong
Bisnis lancar
https://t.co/UFaZ4oJE0j
Kalau kamu belum tau bagaimana Klonialisme Indonesia Mengunduli Hutan Papua demi Investasi Kapitalisme yang merusak Tatan hidup orang Marind-Anim di West Papua mari ikuti diskusi dengan @indoprogress
🐸 🐸 🐸 Proyek-proyek yg tdk di bayar oleh pemerintah Jokowi korban investasi REZIM.
🫵🏼🐸🐸🐸👎🏼👎🏼👎🏼📖✍🏼😡😢😢😭😭😭
Buat para pemuja insfrastruktur mulyono lihat nih video korban junjunganmu...