tapi pernah ga kamu nyibukin diri sendiri buat ngilangin rasa sedih. but end up, you still sad and depressed. you can’t hold it anymore, and finally you cry because it really hurts your feelings :”)
ternyata kehilangan spark tuh ga selalu kelihatan kayak sedih, kadang kita masih ketawa, masih kerja, masih ngobrol, masih main, masih jadi diri sendiri, tapi rasanya kosong, and somehow, losing your spark slowly is scarier than being sad all at once, karena kita bahkan ga sadar kapan terakhir kali kita merasa benar-benar hidup😔😔
Pada akhirnya yang menenangkan bukan lagi “if he wants to, he will”.
Tapi yakin kalau “if God has written it for you, it will find its way to you, at the right time, in the right way”.
jangan jadi alasan seseorang kehilangan selera makan, jangan jadi penyebab air matanya jatuh, jangan sampai sikap kita bikin seseorang memilih diam karena terlalu lelah untuk menjelaskan. dan sebisa mungkin, jangan pernah jadi nama yang mereka sebut dalam doa sambil menangis.