Justru karena gue ngelihat ortu gue struggle sampai mau mampus, makanya gue benci banget dngn orang susah lalu enteng untuk menikah. Menikah ga cuma soal mental, tapi finansial yg matang. Gue ngelihat nyokap mati-matian berjuang, gue ga terharu, gue marah dan sedih.
He actually does.
The whole movie is about him being shunned/bullied by his friends (who also bullied her) and everyone else.
He grows up, develops social anxiety and wants to kill himself because he hates himself that much for the way he treated her. Only not going through with it because he wants to make it up to her, even though they were actual middle schoolers when this occurred.
He learns sign language, helps her sister and practically dedicates himself to her, and the entire message is a beautiful one. That you can always atone for what you've done and anyone is capable of change and becoming a better person.
How ironic that message is lost on Twitter users.
Assassination Classroom the Movie: Our Time akan datang 5 Juni nanti di bioskop terdekat kalian!
Stay tune di sosial media kami, informasi lebih lanjut akan segera datang!
hallo kakak kristen, merayakan idul fitri itu bentuk syukur setelah ramadhan. diyakini sebagai hari kemenangan karena muslim berhasil menahan diri dari hawa nafsu, memperbaiki diri, dan meningkatkan ibadah selama sebulan penuh. di hari itu juga ada sunnah seperti shalat eid, sedekah, dan silaturahmi. jadi esensi dari idul fitri bukan sekadar rame-ramean aja atau budaya, jangan mengkerdilkan nilai ibadah dan rasa syukurnya. kl ada yg pamer ya itumah masing-masing, ngapain digeneralisir semua.
and ur not muslim, its not your place to dictate or judge how we celebrate eid. emg lu mau hari raya lo dijudge dan diatur-atur? kl gak diajak yaudah sih omg
Ini kiblat pertama umat Muslim. Kini untuk Salat Id saja sudah tak bisa lagi.
Negara-negara Arab yang mestinya paling dekat, tak mampu berbuat apa-apa. Selemah itu.