@srondolinho@dafihusna oh iya, gini, lurusin sedikit, memang aturan harga batasnya diatur pemerintah indonesia tapi tetep harganya mengacu ke dolar. Coba lihat ini tertulis di aturan resmi Keputusan menteri ESDM.
Penjelasan singkat alur operasional PLN yg bikin mereka boncos :
> beli bahan bakar (batu bara, gas, BBM) pake Dollar
> harganya ngikut pasar global
> sekarang kurs rupiah melemah dan all time low
> biaya operasional langsung ikut naik dong
> tapi jual listrik ke warga tarifnya kekunci kebijakan pemerintah
> ga bisa diatur sama PLN sendiri
> yang paling gampang dikurangi ya biaya operasional
> makanya banyak mati lampu wkwkw
Nah, tapi selain operasional, yg bikin PLN ketekan pelemahan rupiah itu karena :
> PLN punya utang masif dalam valuta asing
> dapet dalam bentuk obligasi global (global bond)
> nah, utang ini bentuknya dalam denominasi USD
> Setiap akhir periode, utang ini di-restate ke kurs rupiah terkini
> kalo Rupiah melemah
> nilai utang USD-nya membengkak
> selisihnya dicatat sebagai rugi kurs di laporan laba rugi.
Jadi, kalo pada ngerasa banyak mati lampu akhir-akhir ini. Mungkin PLN lagi boncos itu duitnya wkwkw
Info A1: Selama seminggu ini kemungkinan pemadaman bergilir bakal berlanjut (antara tiap hari atau 2 hari sekali). Pokoknya pas listrik nyala, jangan lupa charge hp, emergency lamp dll pemadaman bergilir ternyata penyebabnya karena efisiensi batubara EFEK DOLLAR NAIK.
Ada isu karena pemerintah telat bayar subsidi ke PLN 🫣
cc:thread__melwijaya
WA dari temen. Siang. Jam 12.
"Bro, ponakan lo sering mual di mobil gak?"
"Iya parah. Tiap perjalanan muntah."
"Coba buka Settings iPhone lo."
"Hah? Emang kenapa?"
"Accessibility → Motion → Vehicle Motion Cues."
"Aktifin."
"Ini ngapain?"
"Udah aktifin aja. Besok perjalanan gak muntah."
Aku aktifin.
Besoknya, ponakkanu gak muntah pertama kalinya.