@DAVNP0RT ใ คใ ค
โLalu apa dong maksudnya?!โ menatap sebal ke arahnya. Semata-mata untuk menutupi rona merah di kedua pipiku. โBaiklah, ayo coba datang ke stan yang menarik, sambil berjalan-jalan sedikit?โ
ใ คใ ค
@DAVNP0RT@unboundedgrief ใ คใ ค
โOh iya juga ya, kalau begitu terima kasih banyak, kak. Semoga kedepannya berjalan dengan lancar ya. Kalau begitu aku dan pamaโ maksudku kakak ini permisi dulu, sekali lagi terima kasih.โ
ใ คใ ค
@DAVNP0RT ใ คใ ค
โKamu!โ Nada suara itu menjadi lebih tinggi. Seolah dilingkupi perasaan malu. Dirinya dapat memperkirakan semerah apa kedua pipinya selepas penuturanmu menerjang gendang telinganya. โSengaja sekali membuatku malu. Kamu mau ke tempat apa? Permainan, atau makanan?โ
ใ คใ ค
@DAVNP0RT ใ คใ ค
Tanpa sadar, dia menggenggam lebih erat tanganmu. Seolah memiliki kekhawatiran akan hal yang sebelumnya dia katakan. โJangan dong, kamu di sini saja dulu denganku, kamu kan tidak sedang bertugas.โ
ใ คใ ค
@DAVNP0RT ใ คใ ค
Dia mengangguk singkat. โItu, sudah terlihat lampu-lampunya.โ Menujuk pada tempat yang dimaksud. โRamai sekali ternyata, aku harap tidak ada kejahatan yang mengharuskan kamu untuk bekerja, bukan bermain denganku.โ
ใ คใ ค
@DAVNP0RT ใ คใ ค
Ia menatap wajahmu. Ada sedikit kekhawatiran yang terpancar pada wajahnya. Dengan genggaman yang kian mengerat, dia memfokuskan diri berjalan di tengah gelapnya malam. โTidak perlu khawatir, aku akan membantu kamu. Toh sebentar lagi akan sampai.โ
ใ คใ ค
@DAVNP0RT ใ คใ ค
โAsumsi? Kukira itu sebuah kenyataan?โ Melangkah secara perlahan, menghirup udara dalam-dalam. Rasanya sudah lama dia tak bersenang-senang seperti ini. โTidak jauh kok, festivalnya. Kamu kuat berjalan, kan?โ
ใ คใ ค
@unboundedgrief@DAVNP0RT ใ คใ ค
( .. ) menatap deretan kartu di atas meja. โBagaimana dengan percintaan terlebih dahulu? Aku yang akan diramal terlebih dahulu.โ
ใ คใ ค
@unboundedgrief@DAVNP0RT ใ คใ ค
Oh, tiba waktunya. Tangan yang masih bertaut tak dilepaskannya begitu saja. Setelah mengaturkan terima kasih pada sosok nona berambut magenta, dia melangkah pelan memasuki sebuah ruangan dengan sosok pria di dalamnya. Mendudukan diri di atas bangku, dan ( .. )
ใ คใ ค
@DAVNP0RT ใ คใ ค
โMemang kenapa sih? Jelas usiamu jauh di atasku kok.โ Dengan riang dia menggoyangkan tangan yang semula di genggam. โFestival, kamu pasti memiliki waktu sulit kan karena pekerjaanmu, agar menghilangkan kerutan di wajahmu, kamu perlu bersenang-senang sesekali.โ
ใ คใ ค
@DAVNP0RT ใ คใ ค
Menjulurkan satu tangan untuk digenggam. โMau berpegangan? Agar tidak hilang. Aku akan mengajak pamaโ maksudku kakak pergi ke suatu tempat!โ
ใ คใ ค
@DAVNP0RT ใ คใ ค
โYa, meski tak berbeda jauh, tetap saja kamu lebih tua dariku. Masa memanggil nama. Kalau begitu ayo pergi sekarang, sebelum suasananya semakin ramai.โ
ใ คใ ค
@DAVNP0RT ใ คใ ค
Terdiam, dia menghitung dalam hati, berapa kira-kira usia pria di hadapannya. Ah, itu tetap lebih tua dari usia manusianya. โLalu, aku harus memanggilmu apa?โ
ใ คใ ค
@DAVNP0RT ใ คใ ค
Dia menatap ke arahmu dengan saksama dan mengangguk setelah mendapati jawaban. โYa, mungkin usia kita bisa berbeda 20 tahun?โ
ใ คใ ค
@EPRIC0T ใ คใ ค
Mengedikkan bahu, senyum manis lantas merekah menghiasi wajah. โMemang tidak ada, hari ini aku bebas. Jadi tidak ada salahnya datang dan menganggu kamu.โ
ใ คใ ค
@Echeveriann ใ คใ ค
โA, akuโ โ dia mendekat, mengumamkan suara pelan setelahnya. โA, apa kakak memiliki sebuahโ sebuah pembalut.โ Berkat sebuah tanya yang terlontar, kedua pipinya sontak menunjukan rona kemerahan. โMaaf.โ
ใ คใ ค