In reality, the very idea of perfection sometimes becomes the yardstick for our achievements. Therefore, simply moving forward in a way that aligns with our own desires is far more worthwhile than struggling to attain the level of perfection and satisfaction expected by others.
Katanya, kita harus ikhlas. tapi tidak ada yang bener-bener mudah dari belajar menerima sesuatu yang tidak pernah kita pilih. takdir tidak pernah bertanya apakah kita kuat atau tidak. dia hanya memberi, lalu menunggu kita belajar bertahan.
Aku pikir laju waktu akan mengikis habis pedih ini. Namun kenyataannya, aku hanya belajar bagaimana hidup berdampingan dengan sayatan yang tak kunjung menutup.
sambutan mu begitu ramah, sampai aku pun begitu cepat menganggap mu sebagai rumah
untukmu, terimakasih waktunya walaupun sejenak rasa nya masih membenak.