Wajar kalo prosesnya lama. Wajar kalo banyak jatuhnya. Wajar kalo mesti pontang panting jungkir balik.
Soalnya semuanya usaha sendiri tanpa sponsor dana dari orang tua
karena setiap yang bernyawa, punya lintas hidup yang berbeda beda, ada yang sudah sampai, ada yang baru memulai, ada yang sudah berhasil, dan ada pula yang sedang menunggu hasil, semoga kita di berikan yang terbaik dijalan kita masing masing
porsi manusia itu beda beda, beruntungnya beda, sedihnya beda, masalalahnya beda, cobaan nya beda. tidak ada berat dan ringan, semuanya di pikul sesuai pundaknya masing masing
jangan cari pasangan yang sesuai dengan standarisasi di sosmed, sesuaikan saja sama kapasitas dirimu.
cari saja pasangan yang bersyukur punya kamu, yg bisa menjadi partner dalam hal apapun itu, dan saat bersamanya kamu merasa bahagia, itu sudah lebih dari cukup!
"SETARA"
setara yg aku maksud, bukan tentang ekonomi ataupun latar belakang.
tapi cinta dibalas kasih sayang, effort dibalas menghargai, khawatir dibalas peduli.
kata orang umur segini harus menikah, tapi meraka gatau kalau umur segini baru memulai menyenangkan diri sendiri. Nikah itu seperti berbuka puasa, emang harus disegerakan, tapi waktu maghribnya berbeda beda