Semalam aku beliin anakku PS5.
Dia main sejam. Terus ngantuk dan tidur.
Aku matiin lampu kamarnya, nutup pintunya pelan-pelan, lalu balik ke ruang tamu.
Aku duduk sendirian, lihatin kotak PS5 yang belum kubuang.
Dan aku nangis.
Malam itu aku sadar, ada bocah 10 tahun di dalam diriku yang belum pernah kuajak ngobrol.
Saya sih, akan selalu ngmg:
Akui saja, relijiusitas orang Indonesia itu sebagian besar cuma sebatas ritual saja. Ga sampe ke tahap relijius nilai. Ga ada internalisasi nilai-nilai agama. Cuma ritual aja. Terus menganggap diri paling relijius dan seringnya merasa punya hak buat ngejudge orang lain 😌
Bahkan, secara nilai, banyak negara lain yang jauh menginternalisasikan nilai-nilai agama dibanding kita 😅
Bukan Sekadar Perkenalan Pemain
Semalam, saya menyaksikan satu momen yang rasanya akan diingat banyak orang: pengenalan Mariano Peralta di TikTok Live Persib.
Banyak momen yang benar-benar membuat saya merinding.
Coba perhatikan, ada berapa generasi yang berkumpul di sana. Anak-anak, remaja, orang dewasa, hingga mereka yang rambutnya mulai memutih. Semua menunggu momen yang sama.
Lalu jubah hitam itu dibuka.
Sorak kegembiraan langsung pecah. Namun, yang paling nyaring justru suara anak-anak. Di situlah saya sadar, yang sedang diperkenalkan bukan hanya seorang pemain baru, melainkan juga sebuah kenangan yang kelak akan melahirkan generasi Bobotoh berikutnya.
Begitulah rasa memiliki diwariskan. Bukan lewat ceramah, bukan pula karena dipaksa, melainkan lewat momen-momen sederhana yang mereka alami sendiri.
Sulit menemukan klub yang begitu menyatu dengan budaya dan masyarakatnya seperti Persib. Klub ini bukan hanya bermain untuk sebuah kota, tetapi tumbuh bersama orang-orang yang mencintainya.
Mungkin dua puluh atau tiga puluh tahun lagi, anak-anak yang bersorak malam itu akan menggendong anak mereka sendiri. Lalu mereka akan bercerita, "Dulu saya ada di sana, saat Peralta pertama kali diperkenalkan."
Dan dari cerita-cerita sederhana seperti itulah, Persib akan terus hidup, berpindah dari hati satu generasi ke generasi berikutnya.
baru tau ternyata orang2 yang ngilang dari sosmed itu mereka gak sama sekali ngilang, mereka tetep scroll sosmed tapi milih untuk gak berinteraksi sama siapapun aja
The MVP has found his new home. 💙
Yang paling dibicarakan, yang paling diperebutkan, kini resmi menjadi bagian dari #PERSIB
Mariano Peralta resmi bergabung sebagai #SumangetAnyar untuk menambah daya serang #PERSIB
Let’s make history together, Mr. MVP! 🇦🇷
✅ RESMI : Persib Bandung akhirnya mengumumkan pemain terbaik Liga 1 musim lalu, Mariano Peralta (28/LW/🇦🇷) jadi amunisi baru mereka untuk musim depan. 🙀🔵
Peralta sendiri jadi pemain ketujuh yang direkrut Persib musim ini setelah : Gabriel Mutombo, Luka Menalo, Gakuto Notsuda, Sandy Walsh, Ragnar Oratmangoen, dan Balsa Sekulic.