lucu, mahasiswa demo dipersoalkan etikanya, sementara pemimpin bercanda di tengah penderitaan rakyat, gubernur bilang “bersatu kita teguh, bercerai kawin lagi” dan presiden melontarkan kata “goblok”. jadi, etika cuma berlaku buat mahasiswa? para penguasa free style aja?
Tim gede, maen lagi bagus, punya pelatih STY yg yaaa begitu dah hubungannya sm si anu.
Empuk bgt buat dibenturin.
Percaya dah kedepannya ada aja cobaannya wkwk.
YTTA.
Normalnya orang, kalo mau nyenggol terkait suatu kejadian biasanya kroscek dulu penyebabnya. Setelah itu saring sebelum sharing. Ngga tbtb masuk dapur orang lain, terus bikin bumbu penyedap rasa sendiri.
Normalnya orang ya, kalo orang ngga normal mungkin beda, mungkin.
Dari Sumatra, Kalimantan, Papua, hingga berbagai penjuru Indonesia, setiap kehidupan layak mendapat ruang untuk tumbuh dan terlindungi. ❤️🩹
Doa kami menyertai masyarakat yang terdampak, satwa yang kehilangan habitatnya, serta para petugas yang terus berjuang. Semoga api segera padam, hutan kembali pulih, dan hari-hari yang lebih baik segera datang.
#Persija
Gua SUka nih kalau Gubernurnya dari PDI Perjuangan begini, klubnya pada berani speak up terhadap kerusakan Negeri ini.
Apalagi ini juga berdampak terhadap jadwal di kompetisi.
SOLID….!!!!
Ditunggu klub-klub lain, baik yang managemennya kemarin dukung Rejim maupun tidak..
kalo misal ntar kedepannya supporter laen pada nyamar buat ngurangin poin gimana antisipasinya?
tapi kalo buat satu kasus ini yauda gapapa dikurangin aja, lagi gabisa dikalahin di dalam lapangan soalnya jadi dikalahin lewat luar lapangan aja gapapa hehee
PSSI secara resmi mengancam akan menjatuhkan sanksi pengurangan poin bagi klub-klub sepak bola Indonesia yang gagal menertibkan suporternya. Langkah tegas ini diambil menyusul maraknya aksi kekerasan anarkis antaroknum suporter di luar stadion yang dinilai sudah menjurus ke ranah kriminalitas. PSSI berharap ancaman sanksi radikal ini dapat memicu tanggung jawab penuh jajaran manajemen klub demi menjaga keselamatan ekosistem sepak bola nasional.
Selain pemotongan poin, insiden kekerasan ini juga mengancam keberlangsungan regulasi izin kehadiran suporter tandang (away). Kebijakan kuota penonton tandang yang baru saja dibuka kembali musim ini berpotensi besar untuk dihapus total jika situasi keamanan tidak kunjung kondusif. Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, menegaskan pihak liga dan klub akan dievaluasi ketat karena kesepakatan awal terkait jaminan keselamatan harus dipenuhi secara konsisten.
Oleh karena itu, wacana regulasi baru ini harus dikaji secara matang terlebih dahulu karena penyelesaian masalah tidak bisa bertumpu pada aspek hukuman sepihak semata. PSSI bersama klub wajib merumuskan langkah mitigasi konkret, seperti pengawalan ketat rute perjalanan hingga jaminan perlindungan di area transit. Fokus utamanya tidak boleh sekadar mencari siapa yang harus dihukum, melainkan membangun sistem pengamanan dan edukasi yang menyeluruh demi keselamatan bersama.