“Tegakkan supremasi hukum. Hitam bukan lambang duka cita, tetapi lambang keteguhan. Jangan yang ada hanya korban, tetapi pelaku nya tidak ada.” — Ibu Sumarsih, “(kamis)”
"Saya masuk marinir tahun 1965. Jokowi waktu itu baru 4 tahun. Sekarang saya disuruh hormat pada anaknya, wapres, yang tidak punya prestasi apa-apa. Yang bener aja" (LetJen Marinir Suharto)
#JokowiPenjualAsetNegara#JokowiPenjualAsetNegara
Per-akhir tahun kemarin turun ke daerah utara (ASG), tergolong kondisi bidang kebanyakan rawa, sawah kena banjir jadi rawa, kadang udah sampe pinggir laut.
15 Januari 2026 menandai 19 tahun Aksi Kamisan: sebuah pengingat bahwa pelanggaran hak asasi manusia (HAM) di Indonesia masih menjadi teror.
Selama hampir dua dekade, aksi ini terus hadir di ruang publik, menolak lupa pada kasus-kasus kejahatan HAM yang masih berulang seiring berganti rezim: penangkapan sewenang-wenang, penghilangan paksa, hingga kriminalisasi terhadap warga sipil, termasuk masyarakat adat dan perempuan.
Impunitas membuat kekerasan seperti ini terus terjadi, sementara negara gagal memberi kepastian hukum bagi para korban dan keluarganya.
Di tengah situasi tersebut, Aksi Kamisan menjadi ruang kolektif untuk merawat ingatan. Wajah-wajah baru semakin banyak, suara orang muda semakin berlipat ganda. Bukan hanya sebagai simbol, tetapi sebagai pengingat bahwa selama keadilan belum ditegakkan, suara warga sipil akan terus bertahan, meski ruang berekspresi kian menyempit.
Sumber musik: Sukatani Band, YouTube/Fajarmerahofficial
#AksiKamisan
#19TahunAksiKamisan
#PelanggaranHAM
#BaskaraPutra
#Sukatani
#TheBrandals
Terima kasih atas kebersamaan kawan2 dalam @AksiKamisan ke-893 yang bisa disimak di youtube JAKARTANICUS.
Dan sampai jumpa lagi pada hari Kamis tg. 22/1/26.
@dipanggilwawan korban Semanggi I -13 November 1998.