NGENTOT NGENTOT. KAGA BUKA TWITTER SEMALEMAN, SEKALINYA BUKA TWITTER MALAH BIKIN GW MISUH2 ANJING. BIJI KONTOL ILANG SATU TAPI KELAKUANNYA MELEBIHI YANG PUNYA 2 BIJI KONTOL.
Fun Fact
Anggaran MBG tahun 2026 mencapai Rp335 triliun
Jika dana sebesar itu dialokasikan untuk bayar UKT Rp10 juta per semester, maka: 4,18 juta mahasiswa bisa kuliah gratis sampai lulus S1
Setiap tahun, lulusan sarjana di Indonesia cuman 1,2 juta
Jadi, Anggaran 1 Tahun MBG bisa membiayai seluruh mahasiswa angkatan 2021, 2022, dan 2023 ๐
Fun Fact
Anggaran MBG tahun 2026 mencapai Rp335 triliun
Jika dana sebesar itu dialokasikan untuk bayar UKT Rp10 juta per semester, maka: 4,18 juta mahasiswa bisa kuliah gratis sampai lulus S1
Setiap tahun, lulusan sarjana di Indonesia cuman 1,2 juta
Jadi, Anggaran 1 Tahun MBG bisa membiayai seluruh mahasiswa angkatan 2021, 2022, dan 2023 ๐
Even Hitler's Germany did not prevent athletes and officials from entering the country to take part in the 1936 Olympics.
This is pristine racism and @FIFAcom stands disgraced for allowing Trump to disfigure the beautiful game in this way.
@Sir_Reynaldi@_n0t4lfiaccount ah yg bener kooperatif? justru masalahnya mereka ga kooperatif, tiba2 tangkep orang tanpa dengerin penjelasan orang tsb. banyak kok beritanya, tinggal cari aja beritanya di google, atau di x juga banyak. sampe warga us yg punya ktp us sendiri pun ngeluh sama tindakan ice ini.
@Sir_Reynaldi@_n0t4lfiaccount masalahnya ice asal tangkep orang, mau ente bener di amerika kalo urusan sama ice lgsg kelar ente. blm lagi proses sama ice nya ampe warga amrik sono bondong2 demo masalah ice ini.
WOII streak tiktok tuh mau sampai kapan sih anjrit ga mungkin kan sampai punya anak cucu tuh api tetap nyala, gue dah muak bgt sama dunia perapian itu, mau menghilang dari tiktok pun segan
serta keputusan terhadap suatu masalah harus dilihat dari berbagai arah. ga bisa langsung nembak 1 atau 0. kalau kita blm dapet pendidikan tinggi, kita mungkin bisa bilang 0. namun kalo kita sudah mulai mempelajari beberapa hal di pendidikan tinggi, jawaban kita bisa berubah.
semakin tinggi tingkat pendidikan seseorang, semakin luas pandangan dan keputusan orang tersebut. karena dengan pendidikan, pandangan terhadap dunia ga cuma di satu titik. bahkan di beberapa konsentrasi berbeda namun memiliki bidang yg sama sekalipun, bisa jadi beda pandangan.