Ya Rabb..
Jika ada hati yang memandangku dengan kebencian,maka lembutkanlah hatinya.
Andai ada hati yang terluka karena sikap dan lisanku,maka sembuhkanlah sakitnya.
Dan andai ada hati yang ingin menyakitiku maka hindarilah.
Jangan jadi orang yang keras hatinya, lisannya, maupun perangainya. Upayakan untuk bersikap lemah lembut pada setiap keadaan, insya Allah kebaikan akan engkau dapatkan.
▶️ HAK SUAMI BESAR, TAPI TANGGUNG JAWABNYA LEBIH BESAR
📡 Simak poster selengkapnya:
https://t.co/tvUdBs17Ey
Hak suami dalam Islam memang besar. Namun, di balik hak tersebut ada amanah yang jauh lebih besar. Seorang suami bukan hanya bertugas memenuhi kebutuhan makan, pakaian, tempat tinggal, dan nafkah keluarga, tetapi juga berkewajiban membimbing mereka agar tetap berada di jalan yang diridhai Allah ﷻ.
Allah ﷻ berfirman,
يٰٓاَيُّهَا الَّذِيْنَ اٰمَنُوْا قُوْٓا اَنْفُسَكُمْ وَاَهْلِيْكُمْ نَارًا وَّقُوْدُهَا النَّاسُ وَالْحِجَارَةُ عَلَيْهَا مَلٰۤىِٕكَةٌ غِلَاظٌ شِدَادٌ لَّا يَعْصُوْنَ اللّٰهَ مَآ اَمَرَهُمْ وَيَفْعَلُوْنَ مَا يُؤْمَرُوْنَ
“Wahai orang-orang yang beriman, jagalah dirimu dan keluargamu dari api neraka yang bahan bakarnya adalah manusia dan batu. Penjaganya adalah malaikat-malaikat yang kasar dan keras. Mereka tidak durhaka kepada Allah terhadap apa yang Dia perintahkan kepadanya dan selalu mengerjakan apa yang diperintahkan.” (QS At-taḥrīm [66]: 6)
Ayat ini mengingatkan bahwa seorang suami memiliki tanggung jawab untuk menjaga keluarganya dengan mengajarkan tauhid, ibadah, akhlak yang mulia, serta mengingatkan mereka agar menjauhi kemaksiatan. Inilah bentuk perlindungan terbaik yang dapat diberikan kepada istri dan anak-anak, yaitu perlindungan dari siksa api neraka.
Semoga Allah ﷻ menjadikan setiap suami sebagai pemimpin yang amanah, lembut, dan senantiasa membimbing keluarganya menuju keselamatan di dunia dan akhirat. Amin.
Allāhu Ta‘ālā a‘lam bishawāb.
__
♻️ Silahkan disebarluaskan
🚫 Dilarang menambah dan mengurangi isi poster/video ini tanpa izin
#khalidbasalamah #khalidbasalamahofficial #ustadzkhalid #ustadzkhalidbasalamah #khalidzeedbasalamah
▶️ MAYORITAS UMAT NABI ﷺ MENINGGAL KARENA PENYAKIT INI
📡 Simak kajian selengkapnya:
https://t.co/t1KliJ3IsL
Banyak orang mengira penyakit hanya berasal dari virus, bakteri, atau faktor kesehatan lainnya. Padahal, dalam Islam ada satu penyebab yang juga harus diwaspadai, yaitu penyakit 'ain, pandangan yang disertai rasa hasad atau kekaguman tanpa menyebut nama Allah sehingga dapat memberi mudarat dengan izin-Nya.
Dari Jabir bin Abdillah radhiyallahu ‘anhu, Nabi ﷺ bersabda:
أكثرُ مَن يموت بعدَ قضاءِ اللهِ وقَدَرِهِ بالعينِ
“Sebab paling banyak yang menyebabkan kematian pada umatku setelah takdir Allah adalah ain.” (HR. Al-Bazzar dalam Kasyful Astar, 3: 404, dihasankan oleh al-Albani dalam Shahih al-Jami’: 1206)
Beliau ﷺ juga bersabda:
العين حق، ولو كان شيء سابق القدر سبقته العين
“Ain itu benar-benar ada! Andaikan ada sesuatu yang bisa mendahului takdir, sungguh ‘ain itu yang bisa” (HR Muslim: 2188).
Karena itu, seorang muslim hendaknya menjaga hatinya dari hasad dan iri kepada orang lain. Ketika melihat nikmat yang dimiliki saudara kita, biasakan mendoakan keberkahan dengan mengucapkan, "Allahumma barik lahu" atau "Maa syaa Allah, tabarakallah." Di sisi lain, perbanyaklah membaca zikir dan doa perlindungan yang diajarkan Rasulullah ﷺ agar senantiasa dijaga oleh Allah ﷻ dari segala keburukan, termasuk pengaruh 'ain.
Semoga Allah ﷻ menjaga kita dari penyakit hati, melindungi kita dari hasad dan 'ain, serta menjadikan hati kita selalu dipenuhi rasa syukur dan cinta kepada kebaikan. Amin.
Allāhu Ta‘ālā a‘lam bishawāb.
__
♻️ Silahkan disebarluaskan
🚫 Dilarang menambah dan mengurangi isi poster/video ini tanpa izin
#khalidbasalamah #khalidbasalamahofficial #ustadzkhalid #ustadzkhalidbasalamah #khalidzeedbasalamah
▶️ KHB VLOG – KAJIAN "TUHANKU DAN TUHANMU ADALAH ALLAH"
Link YouTube:
https://t.co/cpUvEGEGJH
Alhamdulillāh, pada Sabtu, 25 Juli 2026, Ustadz Khalid Basalamah ḥafiẓahullāh memenuhi undangan silaturahmi sekaligus menyelenggarakan kajian di Pesantren Islam Al-Irsyad Tengaran 2 Majalengka. Kajian ini mengangkat tema "Tuhanku dan Tuhanmu Adalah Allah" yang disambut dengan penuh antusias oleh para santri dan jajaran pengurus pesantren.
Dalam pemaparannya, Ustadz Khalid mengingatkan kembali tentang pilar utama ajaran Islam, yaitu tauhid—mengesakan Allah ﷻ serta senantiasa bergantung, memohon, dan kembali hanya kepada-Nya dalam keadaan suka maupun duka. Beliau menekankan bahwa memahami kebesaran dan kekuasaan Allah ﷻ merupakan fondasi penting untuk memperkuat keimanan serta memastikan ibadah kita berjalan sesuai tuntunan-Nya.
Kedatangan Ustadz Khalid menjadi momen yang sangat berkesan bagi seluruh warga pesantren. Ustadz Muhammad Fakhri bersama jajaran staf menyampaikan rasa syukur mendalam atas kehadiran dan ilmu bermanfaat yang diberikan untuk membina tauhid para santri. Sementara itu, para santri merasa bersyukur dan semakin bersemangat menuntut ilmu. Mereka memetik pelajaran berharga bahwa hakikat manusia diciptakan adalah untuk beribadah kepada Allah ﷻ, serta meyakini bahwa ketaatan dan ketakwaan akan mendatangkan ampunan, kemudahan, dan jalan keluar atas setiap permasalahan hidup.
Semoga silaturahmi dan kajian ini menjadi wasilah kebaikan yang memperkokoh keimanan generasi penerus umat, serta bernilai pahala jariah bagi seluruh pihak yang terlibat. Semoga Allah ﷻ senantiasa menjaga keikhlasan niat kita semua. Āmīn.
Bārakallāhu fīkum.
__
♻️ Silahkan disebarluaskan
🚫 Dilarang menambah dan mengurangi isi poster/video ini tanpa izin
#khalidbasalamah #khalidbasalamahofficial #ustadzkhalid #ustadzkhalidbasalamah
قال الشيخ عبدالرحمن بن ناصر السعدي
رحمه الله:
ومن فوائد الإيمان بالقضاء والقدر:
أنه يوجب للعبد سكون القلب وطمأنينته
وقوته وشجاعته.
📕 التنبيهات اللطيفة ١٠٣
yang paling menakutkan adalah
“bukan saat dijauhi oleh manusia, tapi dianggap baik di mata manusia, namun sama sekali tidak bernilai di sisi Allaah.” 🥀
“Barang siapa memperbanyak istighfar, niscaya Allah memberikan jalan keluar bagi setiap kesedihannya, kelapangan untuk setiap kesempitannya dan rizki dari arah yang tidak disangka-sangka.”
(HR. Ahmad dari Ibnu Abbas dan sanad-nya dinilai sahih oleh al-Hakim serta Ahmad Syakir)