Abis nemu tulisan bagus banget✨️✨️
"Apa yg tidak sampai ke telingamu, itulah cara Allah menjagamu. Apa yang sampai lewat mulut orang lain, itu cara Allah mengujimu. Dan apa yang sampai langsung dari pelakunya itulah cara Allah beri kesempatan agar hatimu belajar memaafkan."
Intinya ga ada satu pun takdir Allah yang buruk, semua baik dan semua ada hikmahnya.
dunia semelelahkan ini, rugi kalo bukan surga ujungnya. biar gak cuma dapat lelah, jangan lupa sertakan niyyah.
"ya Allah, aku niat kerja untuk memaksimalkan potensi kehidupan, dan menjemput rezeki-Mu"
"ya Allah, aku mau makan untuk bisa punya tenaga utk beramal" dsbnya.
Aku suka kutipan ini.
"Tumbuh dengan baik, bukan untuk orang lain, tapi untuk dirimu sendiri.
Karena pada akhirnya, orang yang menemani seumur hidup adalah dirimu sendiri."
Saran gratis dari psikolog mahal:
Kalau kamu orang yang cemas,
lakukan semuanya untuk bersenang-senang.
Melamar kerja? Anggap lagi iseng.
Ngumpulin dokumen? Anggap lagi main puzzle.
Buka blog? Anggap lagi iseng nulis jurnal.
Anxiety itu hidup dari rasa “ini penting banget”. Semakin kamu anggap satu hal sebagai soal hidup-mati, semakin keras dia mencengkeram.
Jadi turunin levelnya.
Jangan kasih dia bahan bakar.
Kenapa rezeki dia lancar?
Karena dalam setiap do'anya selalu membaca:
"Ya Allah, Ya Rahman Ya Rahim, jadikanlah setiap langkahku adalah ibadah, setiap usahaku adalah rezeki, setiap ujianku dijadikan sebagai penghapus dosa, karuniakanlah kepadaku rezeki yang berlimpah ruah seperti air zam-zam yang senantiasa mengalir. Aamiin"
udah berkali-kali semesta kasih tanda kalau gaada satu manusia pun yang bisa dijadiin tempat bersandar. at the end of the day, kamu cuma punya diri sendiri.
berdirilah sendiri, berjalanlah sekalipun pincang.