Eh eh coba deh guys. Sekali setahun, atau seenggaknya sekali seumur hidup deh, kalian KUDU baca/baca ulang kisah Nabi Nuh Alaihissalam. Soalnya seru banget dan banyak pelajaran yg bisa diambil.
Atau sini aja deh, aku ceritain!
[Sebuah Utas]
@chrouffle@jntexpressid numpang ya kak,,, @jntexpressid apakah bisa check paket JT0082621927, pembeli laporkan jikalau paket sampe tujuan dalam keadaan kosong,,, bertaun taun jualan baru kali ini jg seperti ini:'(
@ZyendyAhad@jakarta48fansid@Rufiozen @ramsezrr @VeronicaKoman trus be2rapa thn lalu muncul sunda empire, kalo nuruti otak perpecahan tiap kepala manusia d Nusantara ini jg adanya adu domba mulu,,, disini senang disana senang...
balik lagi kenapa pemerintah dulu kasih nama IRIAN(Ikut Rebuplik Indonesia Anti Nederland)
@ZyendyAhad@jakarta48fansid@Rufiozen @ramsezrr @VeronicaKoman dalam konteks minta diselamatkan untuk merdeka dan join Indonesia, begitu jg Timor Timur,, yg penting turut majukan desanya, gak ikut kisruhin daerah lain yg mana kita g bisa andil secara langsung. banyak cuap bahas wilayah lain.
@lindri ciri dan aturan maen depeloper perumahan,,, ntar dalam satu perumahan jg punya ciri spesifik RT RW... yen jiwamu lurah atau camat yg cakup beberapa depeloper, yaaaa lumrah dibilang gitu🤣
The Bajau Tribe, also known as sea nomads, originates from the Sulu Archipelago in the Philippines, among other areas in Southeast Asia. Renowned for their remarkable free-diving skills, they sustain themselves mainly through activities like spearfishing in the sea.
Studies have shown that the Bajau people possess a genetic adaptation commonly referred to as the "sea nomad gene." This genetic variant often results in larger spleen sizes among the Bajau, potentially aiding in their ability to hold their breath for extended periods while diving. This physical adaptation is thought to be advantageous for their exceptional free-diving lifestyle.