Coba deh, belajar untuk lakuin hal yg baik baik, yang positif aja. Soalnya, kalo yang negatif, ga bakal menghasilkan apa apa, atau bahkan yg merugikan.
Maka hendaklah sekarang ini kelebihan kamu mencukupkan kekurangan mereka, agar kelebihan mereka kemudian mencukupkan kekurangan kamu, supaya ada keseimbangan
Sebab kami tidak memperhatikan yang kelihatan, melainkan yang tak kelihatan, karena yang kelihatan adalah sementara, sedangkan yang tak kelihatan adalah kekal.
Mengerti bahwa, setiap individu punya proses, perjalanan, dan pembelajaran hidup masing masing, akan membentuk empati dan dampak positif untuk sekitar.
Pas bayi, kita di kasi susu, bukan nasi padang. Karena kita belum bisa cerna nasi padang, makanya di kasi susu.
Begitu juga skrg, mungkin kamu akan di kasi apa yg kamu doain, ketika kamu uda siap.