@CNNIndonesia Salam tapera 156 🐸
Negara dibangun diatas kaum menengah
Yg menengah kebawah dapet bermacam2 subsidi,
Kelas atas dapet tax amnesti, dll
Kelas menengah dapet bayar tapera, bpjs kes, bpjs tk, PPH, kenaikan ukt, kelas bpjs harusnya kelas 1 dihapus disamaratakan, daaan kenaikan ppn
Dari berita media yg saya baca,
Karena ada peningkatan taraf, dimana KRIS hanya ada satu kelas, yaitu setingkat kelas 2 saja, maksimal 4 bed pasien per ruangan.
Artinya peserta BPJS mandiri kelas 3 setiap dirawat harus bayar selisih. Boleh pakai asuransi atau bayar langsung.
Tapi peserta BPJS kelas 1, dengan pelayanan turun jadi kelas 2, tidak dapat uang pengembalian ?
Sementara banyak rakyat yg mampunya hanya ikut peserta BPJS mandiri kelas 3.
Dan tidak sedikit dengar, peserta BPJS PBI tetiba kartunya mati, karena tidak dibiayai pemdanya lagi. Mereka akhirnya terpaksa ikut BPJS mandiri kelas 3.
Kalau begini, apa manfaat penghapusan kelas BPJS yg kata pejabatnya bukan "penghapusan" tapi hanya "penyederhanaan" ?
Peserta kelas 3 harus tambah bayar dg alasan peningkatan kualitas,
Sedang Peserta kelas 1 jadi turun kualitas dg alasan...... ?
Padahal masalah BPJS selama ini bukan soal kelas, tapi soal rujukan berjenjang dan berbelit yg membuat rumit,
Dan aturan baku bahwa semua tindakan & obat harus suai BPJS.
Dimana peran negara dalam memberikan jaminan kesehatan rakyatnya suai UU ?
Ada yg bisa bantu meluruskan pemahaman saya ?
Tidak ada lagi universitas di Gaza, habis dibom Israel. Kampus2 seluruh dunia seharusnya bergerak.✊️
Pria di foto ini: Prof. Mamdouh Izz El-Din Abu Al-Hasani, profesor hukum di Universitas Palestina, hari ini gugur bersama ayah & dua putranya akibat pemboman Israel terhadap rumah mereka di Jabalia, utara Gaza.
Mau Membantu Palestina? Jauhi Sikap Takfiri
Saya berasal dari keluarga Muhammadiyah, dan masjid keluarga saya di kampung juga ikut Mhd dalam penetapan awal Ramadan & 1 Syawal. Mhd biasanya sholat ga pakai qunut, tapi saat mudik Lebaran, saya dapati, masjid kami baca Qunut Nazilah untuk Palestina.
Dalam perjalanan darat pulang ke Bandung, kami menginap di hotel yang sebelahan dg sekolah NU, pagi ini saya dengar guru & siswa membaca Sholawat Badar dan doa untuk Palestina. Ulama NU sejak thn 1930-an sudah mengajarkan pembelaan pada perjuangan Palestina kepada umat, saat itu Indonesia masih dijajah Belanda, Palestina dijajah Inggris.
Solidaritas umat Muslim Indonesia pada bangsa Palestina sangat kuat. Yang terganggu dg situasi ini adalah Zionis internasional, termasuk zionis sawo matang. Mereka dg berbagai cara berusaha memunculkan perpecahan umat, termasuk dg menyebarkan pemikiran takfiri (suka mengkafirkan sesama Muslim). Tentunya, ini dilakukan dg memanfaatkan segelintir Muslim yg mau ditipu & dibayar.
Karena itu, TOLAK sikap takfiri, demi menjaga keutuhan bangsa kita sendiri, juga demi memperkuat front pembelaan pada Palestina.
Tetap #FreePalestine
Dubes Israel utk Inggris: "Bayangin, gmn kalo rudal [Iran] sebesar itu jatuh di tengah kota seperti Yerusalem, betapa padat penduduknya, bayangin kalo kena ke anak2?"
Hey, ente 6 BULAN NGEBOM GAZA & membunuh 13 ribu anak2!
#sakitjiwa
Meski Erdogan seolah terdepan dalam mengecam Zionis, tapi menurut data resmi yang diterbitkan TUIK (lembaga statistik pemerintah Turki), Turki telah mengekspor amunisi, bahan peledak, bubuk mesiu, dan suku cadang senjata ke Israel sejak awal Januari 2024.