menganggap bahwa manusia sebagai rumah adalah sebuah kesalahan. devinisi manusia itu; perasa, melindungi, bergerak. sedangakan devinisi rumah; ga bisa merasa, melindungi, ga bisa bergerak. manusia emang butuh dimengerti, entah dari manusianya itu sendiri atau sebuah tempat sunyi.
boleh aja sayang sama manusia, tapi jangan dijadiin rumah. manusia itu dinamis, sedangkan rumah itu harus statis. kalo manusia dijadiin rumah, terus nanti pas lagi cape atau kangen pengen pulang, terus tiba-tiba rumahnya malah berubah atau pindah gimana? yg ada kamu akan kecewa,—
@RaisaGusna@recehtapisayng Menyamakan manusia dengan barang ya?
Good job.
Kalau andai kata lo yang ada di posisi perempuan yang rusak itu gmn?
Ketika lo rusak dan laki laki ga ada yang mau milih lo karena lo dicap RUSAK.
Habis rewatch Keramat dan semakin yakin kalau ini adalah salah satu film horor terbaik Indonesia. Konsep, akting, naskah, kritik sosial, budaya, dan elemen horornya berhasil semua.
Kenapa gak ada film Indonesia yang konsepnya found footage lagi ya?