✅Bagi2 100 ribu kupon.
✅Setiap kupon berharga Rp 500 ribu.
✅Pos anggarannya? "Pokoknya ada."
Jika pemegang otoritas administratif tertinggi spt Sekkab dgn arogan dan enteng pakai frasa membunuh akuntabilitas kayak gini, berarti ada sinyal bahwa tertib administrasi negeri ini bisa dgn gampangnya diterabas demi kepentingan2 pragmatis.
Ngeri bener pengelolaan negara ini..
Bangsat. Siapa yang mengira kalau pangkal kenestapaan kita semua adalah lahirnya proyek makan gratis.
Setelah pedagogi dan kesehatan, kini ia mulai menyaplok hak literasi warga negara sebagai korban.
Selamat menikmati kehancuran masa depanmu. Masa depan kita semua. 🙂
melihat keberulangannya, ini bukan lagi oknum. tp masalah struktural. institusi gagal mendidik anggotanya menjadi pengayom masyarakat, tp justru menjadi arogan dan pembunuh.
Gimana mau ngurusin anak-anak Palestina yang tewas dihajar Israel, kalo di negeri sendiri anak-anak tewas di tangan aparat?
Kalo di negeri sendiri udah beneran mengayomi dan melindungi. Baru gagah keluar negeri.
Kebanyakan gaya memang.
Gua ngga mau nyetan2in orang buat demo karena itu kesadaran dan risikonya ditanggung masing2
tapi kalau ada di antara kalian/temen/keluarga mau turun ke jalan tolong banget siapin diri yang proper karena risikonya juga bukan bercandaan. Please be safe, saling jaga saling bantu
Yang bilang “Eh kenapa lo ikut2an? Itu kan pilihan elo” mending tutup mulut.
Kita butuh sebanyak2nya pasukan. Orang mau merapatkan barisan kok malah didorong menjauh?
Mau menangin Bangsa atau mau menangin ego?
Total proyek tender terkait "Pusat Data Nasional" di LPSE Kementerian Kominfo dari tahun 2019-2024 nilainya Rp965,750,572,129 (hampir 1 Triliun).
Siapa aja yang megang tendernya? Silakan ini persentasenya. Ada nama yang unik, yang berkali-kali menang. Silakan berselancar!
Pak, apakah sebagai warga sipil saya bebas memukul polisi dan boleh minta maaf dengan menandatangani surat pernyataan di atas meterai 10.000? Tolong direspon karna ini urgent!
Sebuah kisah nyata :
Motornya di begal di KPAD Bandung, lapor polisi, hanya dibuat surat laporan, pemilik inisiatif nyari sendiri di marketplace, ketemu motornya, lapor polisi lagi, minta operasional buat menindak, nggak punya uang akhirnya motor raib