Tahun 2023 pernah posting ini saking hopeless nya untuk berprestasi & juara. Bojan kemudian datang hingga three-peat, sesuatu yang bahkan belum pernah sekalipun saya mimpikan/bayangkan. Takut masa2 kegelapan itu datang lagi. Coach, donโt leave usโฆ
Setelah sukses membawa #PERSIB mendominasi sepak bola Indonesia dalam tiga musim terakhir, Bojan Hodak akan mengosongkan kursi Head Coach dan kini akan menjalani peran baru sebagai Shareholder Group Technical Advisor dan turut membantu melanjutkan warisan kesuksesan untuk masa yang akan datang.
Once a Blue, always guiding the Blue. ๐ต
#WeArePERSIB #PERSIBThreepeatChampions #PANCATAKHTA
@persib Sabtu three-peat. Minggu perayaan juara yang kacau & anti klimaks. Senin banyak video kekacauan perayaan juara. Selasa dini hari Bojan sudah tidak lagi menjadi pelatih Persib. Teu paruguh pisan ieu hate kudu kumaha
Sekuat-kuatnya Persipura, sebintang-bintangnya Sriwijaya, mereka belum pernah melakukan ini.
Persib Bandung resmi menjadi tim pertama sejak era Liga Indonesia yang berhasil menjuarai liga tiga musim beruntun!
Sebuah pencapaian yang akan sangat sulit disamai klub lain di Indonesia, mungkin dalam satu dekade kedepan.
Untuk juara sekali, lo butuh tim bagus. Tapi untuk juara tiga kali beruntun, lo butuh mental, konsistensi, tekanan, kualitas, dan rasa lapar yang bisa bertahan selama bertahun-tahun.
Kalo bintang 4 disebut Jendral, kalo bintangnya 5 disebut apa daks? Jendralnya jendral? ๐
Selamat Persib hat-trick juara Liga Indonesia, ini rekor bakal bertahan lama sepertinya, bahkan 20 tahun kedepan belum tentu ada klub lain yang bisa pecahkan. ๐๐ป
๐จOPINION: Persija Jakarta fans may need to accept the fact that they cannot expect their team to become champions while their performance remains inconsistent every season.
To reach this level, Persib Bandung can be considered to have consistently been among the leagueโs top contenders since around the 2018 season. Meanwhile, Persija Jakarta have been inconsistent, often finishing in mid-table positions.
There is a long process that needs to be done by the management, and it must be built on a strong foundation.
It is not even an open secret that in recent seasons, salary issues have still occurred within Persija Jakartaโs management.
So how can you expect to become champions if, in several past seasons, the management itself has not even been fully professional?
Their rivals, Persib Bandung, are practically teaching them in a harsh way that a club worthy of becoming champion is one that is professional and consistent every season. The result? Persib have not lost to Persija in over three years and have won two championships in that period.
This season, Persija should actually be a bit grateful because under Mauricio Souza, Persija Jakarta reached their highest league position in at least the last 10 years.
You cannot even blame the head coach who brought your club back to the upper table and saved it from mediocrity in recent seasons.
Because if every season there are no significant results but the coach keeps getting blamed or replaced, then the problem may lie either in the expectations of the fans or in Persija Jakartaโs management itself.
For now, Persib fans are fully justified, and there is no debate in saying that their club is above Persija Jakarta, in terms of management, support, and achievements.
Calling Persib a cultural phenomenon might be an understatement
Today, tens of thousands of Bobotoh gathered at GBLA to give their support ahead of one of the biggest football matches in Asia between Persija and Persib, a clash that could define the title race. A victory would move Persib one step closer to a historic three-peat, something Indonesian football has never witnessed before
They came from all walks of life. Some skipped school, others left work early, all for a chance to stand behind the club they love. These players are called heroes for a reason. People place their hopes, emotions, and dreams on this club. Persib have never been just about football. It is part of their identity, their memories, and their everyday lives
There is pressure that comes with support of this scale. But moments like this are also why footballers dream of playing for clubs like Persib
And this is how it looks through Lucianoโs lens.
Itโs way easier for some people to say โPersib takut main di Jakartaโ than actually deal with their own mess ๐ญ ngl, funnier than the โomon-omonโ trend
Orang-orang Nusantara sebelum tahun 1500-an sebenarnya mengetahui akan hal-hal ghaib namun memilih untuk hidup selaras dan berdampingan (contoh yang masih ada sampai sekarang bisa dilihat dari budaya masyarakat Bali). Hal-hal ghaib tersebut oleh mereka dianggap bukanlah sesuatu yang harus ditakuti seperti kebanyakan orang sekarang.
Pasca 1500-an mulai masuk era kemunculan kerajaan Islam di Jawa dan kedatangan bangsa Eropa yang dianggap modern. Yang jadi pertanyaan apakah stigma takut terhadap hantu memang justru dibawa atau dibentuk oleh masyarakat modern?
Yang menarik asimilasi budaya yang berkembang itu bukan dari wardrobe nya (yang masih sama plek ketiplek pake daster putih), tetapi dari narasinya.
Penamaan kuntilanak sering dikaitkan dengan cerita roh perempuan yang meninggal ketika tengah hamil atau ketika melahirkan. Ini merefleksikan situasi masyarakat agar peduli terhadap wanita hamil untuk memperhatikan kesehatan & keselamatannya.
Narasi hantu perempuan yang meninggal karena diperkosa dan bergentayangan menuntut balas juga masih tetap ada. Secara narasinya masih sama sebagai salah satu cara untuk melindungi perempuan dari tindakan kriminal.
@mayangraaa@utom_eggs Iyaa. Kemungkinan sebelum era hantu berbentuk manusia diimpor dari budaya luar, hantu yang dibayangkan oleh masyarakat zaman dulu itu berwujud binatang. Kayaknya mereka justru lebih takut sama binatang buas ketimbang hantu ๐
Hantu-hantu yang kita tahu sekarang kebanyakan merupakan cerita hantu yang diimpor dari budaya asing. Contohnya kuntilanak yang merupakan hantu yang diimpor Dari Eropa bernama white lady. Berdasarkan kajian antropologi, di abad pertengahan dulu banyak terjadi tindakan kriminal di Eropa terhadap perempuan seperti perampokan dan pemerkosaan.
Cerita white lady ini kemudian dibuat oleh masyarakat sebagai salah satu cara untuk melindungi perempuan dari tindakan kriminal tersebut. Di Nusantara sendiri kemudian cerita white lady ini diadopsi dan berasimilasi dengan budaya lokal menjadi pontianak (yang kemudian menjadi cikal bakal penamaan kota Pontianak) dan kuntilanak.
Oleh karena itu tidak aneh jika sosok kuntilanak digambarkan seperti perempuan memakai daster putih. Daster putih sendiri merupakan pakaian Eropa yang jelas bukan termasuk ke dalam pakaian yang biasa digunakan oleh perempuan Nusantara.
Bangga dengan aktivitas sex hingga kecanduan pornografi menyebabkan perubahan struktur otak dan mengganggu area prefrontal cortex. Bisa dilihat contohnya bagaimana seseorang membuat tulisan yang belepotan gak jelas akibat dari penurunan kemampuan otak dan kesulitan fokus
Miskin Tak Masalah
Tetapi Sex Rutin
Karya Tanpa Sex=Hampa &Bohong
Foto diambil dari rumah seorang pelukis di Jogjakarta.
Bener ga nih statement ini mang @0tk0il ?
Ada tokoh budaya sunda yang sebenarnya tidak suka dgn penyebutan suku sunda/orang sunda karena nama-nama suku yg kita kenal sekarang erat kaitannya dengan taktik devide et impera yg digunakan dari zaman kolonial.
Tapi katakanlah kalau kasusnya dulu lebih banyak orang yg tinggal di daerah Bogor dibandingkan Bandung memang benar. Sebelum runtuhnya Pajajaran tahun 1579, area Bogor (Pakuan) merupakan ibukota sedangkan Kota Bandung sendiri baru didirikan di era Daendels (1808-1811) ketika membuat Jalan Raya Pos dari Anyer - Panarukan. Sebelumnya area Kota Bandung sekarang sering disebut Tatar Ukur oleh masyarakat sekitar yang bermukim sktr 11 Km dari Kota Bandung sekarang.
Dulu di area tersebut sudah ada wilayah Kabupaten Bandung yang terakhir sebelum berdiri Kota Bandung dipimpin oleh Bupati R.A. Wiranatakusumah II. Pusat pemerintahannya ada di Krapyak (dekat sungai Citarum, Dayeuh Kolot). Ucapan yg terkenal Daendels waktu itu ke bupati, โUsahakan. Kalau nanti saya datang ke sini lagi, sebuah kota sudah dibangun.โ