EVALUASI MBG!
โ Guru repot mengatur MBG:
-membagikan
-mengikat
-mengumpulkan
-memastikan habis
-dipaksa mencicipi
-mengganggu jam ajar
โ sekolah terbebani tanggung jawab: -jika tempat makan hilang
-jika makanan tersisa
-jika keracunan
โ Orang Tua:
- tidak ada jaminan sehat
- resiko anaknya keracunan
โSiswa beresiko:
- tidak enak
-basi
-keracunan
-terganggu belajar karena ketiganya
Kenapa perlu dihentikan:
Ketika terjadi MBG basi/keracunan:
โ tidak ada tindak lanjut
โ tidak transparan
โ tidak ada penjelasan
โ tidak memperlihatkan adanya sanksi
Masyarakat/ orang tua, sekolah, guru dan siswa adalah pihak yang paling dirugikan. Padahal keempatnya adalah penerima program yang tidak terlibat dalam proses produksi MBG.
Makan bergizi adalah mandat kementerian kesehatan, dan makan sekolah (school meals) adalah kegiatan penunjang di sekolah dalam mendukung pembelajaran.
Ketika MBG malah beracun dan mengganggu proses belajar di sekolah, maka MBG harus dihentikan karena sistem pengawasan, dan mekanisme yang diatur kementerian kesehatan tidak dijalankan.
Sampai detik ini BGN belum pernah mengumumkan penyelidikan atas keracunan MBG, kemudian memberikan sanksi kepada pihak-pihak yang bersalah. Sementara siswa, guru dan sekolah selalu dipersalahkan atas keracunan masal.
Jika ini diteruskan, tanpa pengawalan, pengawasan, dan evaluasi, kami khawatir keracunan akan semakin membesar.
Pemerintah harus bertindak cepat sebelum matahari terbit besok pagi, ketika MBG datang ke sekolah.
Ingat, MBG datang ke sekolah untuk membantu anak-anak kita belajar, melalui tambahan gizi, bukan tambahan racun.
"dari mana ma"
"gak dari mana-mana"
said with a smile. she didn't want to get caught by her son (when she's literally the talk of the town), didn't want to make her son worry, yet at the same time proud for participating today's demonstration. iconic mom ๐๐๐
Sekolah jadi penitipan anak gratis
Seragam cari yang paling murah
Aktivitas anak yang membutuhkan uang harus sangat terbatas
Uang jajan diperhitungkan
Anak lulus sekolah disuruh kerja
Saat anak gajian diminta karena ngerasa ngebiayain sekolah
Nikmat sekali ya
@pppkguru Sepertinya menjadi Guru di Indonesia bkn menjadi sosok pelatih pengembangan kerangka berpikir anak, jatuhnya sprti mnjdi budak Corporate di perusahaan "ilegal logging".
Keamanan dan Beban kerja, ampun!
Lestari, tidak!
Bencana, Iya!
Apalagi kalo bolak-balik ganti Kurikulum. ๐คง
@andriisanjaya @PNS_Garis_Lucu Dikasih kerjaan nyusahin, ngga dikasih kerjaan ya kok enak, gaji gedean situ. Didiemin bikin dongkol, di-punish ngomel-ngomel ngga sadar diri. Nggosipinnya berasa dia korban yang terdzolimi. Yang berat bukan kerjaannya, dramanya
semingguan ini kerjaan gua hrs berhadapan sm salah satu m3nt3ri dan demi allah gua rasanya mau bundir di tempat saking TOLOLNYA tu org ga ngerti apapun, tiap dia ngmg jg ngelantur kmn2 kyk org berkebutuhan khusus GUA RASANYA MONANGIS NGADEPIN ORG DGN OTAK SEKOSONG ITU