@leopictures1 pengen banget nntn film bila esok ibu tiada, tapi hati gk berani, krn ibu sy pejuang kanker stadium 4🥲. Hampir setiap mlm netesin air mata lihat keadaan ibu yg makin menurun 🥲, kulit yg mulai mengeriput ,rambut yg sudah beruban, nafas yg sdh terisak🥲.lvu mom🥹♥️
Ternyata masih banyak yg gak paham definisi politik dinasti saat ini, ah sudah lah, kecewa dengan hasilnya , mulai Pilpres sampai pilkada dinasti semua isinya 😮💨, efek dari menormalisasi politik uang 😮💨
Knp Tom Lembong senyum?
Ya dengerin aja sendiri! Dikomandoi Gerindra, seluruh Fraksi di DPR kompak serang Kejagung soal Tom Lembong. Terpenting, arah "tembakan" kasus jgn nyasar ke presiden!
Masa @KejaksaanRI gak nangkep sinyal itu. Mulai perkara jam tangan, rumah di Hang Tuah Raya, pejanjian antara Mendag (Tom) sama Kasad, keterlibatan kooperasi TNI Polri dibahas semua.
Sementara itu TW ngikik dipojokan!
@Hasbil_Lbs@Farisa_Dh Rakyat kalangan bawah, yg pekerjaannya serabutan, yg alhamdulillah hari ini bisa makan, entah besok bisa apa nggak, rakyat yg harus bejejalan antri hanya demi untuk satu posisi pekerjaan, dan masih banyak lagi. Sekali2 mengiyakan apa yg sebenarnya terjadi dimasyarakat aslinya.
@Hasbil_Lbs Kayaknya kalau anda sebagai oposisi hal ini juga pasti akan ada permasalahkan, tapi karna anda berada didalam koalisi hal ini akan anda bantah. Hal yg logis secara hukum alam.
@Hasbil_Lbs Om kayaknya sudah jelas yg digaungkan itu terkait kebijakan2 pemerintah serta konstitusi yg di acak2, jangan bilang kalau konstitusi diacak2 kenapa DPR tidak bertindak, liat seberapa besar presentase koalisi di dpr yg berada di kubu pemerintahan.
Jangan ajari kami mencintai pak prabowo. Jauh sebelum kalian menghina pak prabowo dgn sebutan gemoy, kami sejak 2014 tidak pernah berani keluarkan 1 istilah apapun utk mengantikan nama besar beliau, dgn istilah berbau fisik seperti gemoy. Kemana kalian saat itu, sedang asik bermain bola dan main boneka? Atau jadi pro jokowi ?
Jangan ajari kami utk memaafkan pak prabowo. Sejak tahun 2014, kami berdamai dgn diri kami sendiri, utk melupakan semua sejarah kelam pak prabowo, krn satu manusia pun tidak pernah luput dari kesalahan. Kami memaafkan pak prabowo krn sejak tahun 2014 pak prabowo bicara tentang bagaimana melindungi rakyat dari pemerintah yg semena mena, antek-antek asing sering beliau gaungkan. Kemana kalian saat itu,
masih duduk dibangku smp, atau menjadi pro jokowi ?
Jangan ajarin kami membela pak prabowo. Tahun 2019, kami garda terdepan menyelamatkan kotak suara pak prabowo, 500 orang meninggal tanpa otopsi, dimana kalian saat itu? Masi sibuk coret coret baju seragam merayakan kelulusan? Atau tetap menjadi projokowi ?
Jangan ajari kami tentang kejujuran dan santun nya pak prabowo. Tahun 2019, partai baru seumur jagung, memberikan kebohongan award utk pak prabowo, kami perang fakta dgn partai tersebut. Bapak dulu tidak pernah diam ketika ditanya oleh rakyat, sekarang bapak bungkam. Bapak dulu tidak marah ketika dinilai rendah oleh rakyat, sekarang bapak murka. Bapak dulu berjalan dgn tegap ditengah² rakyat, tidak joget didepan kamera, lalu diberi tepuk tangan oleh pendukungnya bahkan ditertawakan. Kemana bapak prabowo ku yg dulu?
Ohh... saya tau. 4 tahun lalu, Bapak telah menyerah kan diri bapak ke PENGUASA. Bapak meninggalkan kami utk bergabung bersama dinasti. Bapak tidak sanggup menanggung suara hati kami. Bapak menyerah. Dan sejak saat itu lah, kami pun berjuang dgn cara kami sendiri.
#SALAMPERUBAHAN
Merinding bener, ini point emotional banget dan emg sekeren itu harus di rt sebanyak2nya sebarin digrup keluarga kalian @pandji, video lengkap cek di https://t.co/R12RidRWFl #indonesia#capres#cawapres#pemilu2024