Adik-adik, kakak-kakak semuanya. Kali ini gw mau bicara tentang sesuatu yang sudah menyiksa rakyat Indonesia selama bertahun-tahun. Bukan korupsi. Bukan inflasi. Tapi sesuatu yang lo rasain setiap kali mau mudik atau liburan dan buka aplikasi Traveloka, lalu langsung menutup aplikasinya lagi karena tidak sanggup melihat angkanya.
Yes. Tiket pesawat domestik Indonesia. Yang harganya bisa lebih mahal dari tiket ke luar negeri. Yang bikin relawan bencana harus muter lewat Malaysia dulu baru bisa ke Aceh. Yang udah dikeluhkan jutaan orang tapi tidak pernah beneran berubah.
Gw udah baca risetnya. Gw udah cek datanya. Dan sekarang gw mau cerita ke lo semua, pelan-pelan, dengan bahasa yang bisa dimengerti semua orang, kenapa ini terjadi dan siapa yang sebetulnya diuntungkan dari penderitaan kita bersama. 🧵
Menteri Keuangan Sri Mulyani pernah berpesan pada awardee LPDP :
"Beasiswa ini berasal dari pajak. Uangnya dari masyarakat Indonesia"
Pesan yang kelak dilupakan para awardee.
Pesan juga terus dilupakan oleh pemerintah.
#UTASMILD#lpdp
Cina sadar bahwa memaksa pelajar-pelajar yang dikirimnya ke luar negeri untuk kembali ke tanah air atau memberikan sanksi adalah kesia-siaan belaka.
Oleh karena itu pada tahun 1992, Cina mencetuskan falsafah "Zhichi liuxue, guli huiguo, laiqu ziyou", yang artinya:
"mendukung penuh rakyatnya untuk belajar ke luar negeri, mendorong pelajar-pelajar yang dikirim ke luar negeri untuk kembali dengan iming-iming tertentu, & membebaskan atas kehendak dirinya untuk pulang atau tidak pulang."
Pesawat A350 Japan Airlines terbakar saat mendarat di bandara Tokyo Haneda setelah menabrak pesawat lain yang berada di runway. Menurut kabar, semua crew dan penumpang berhasil di evakuasi. Belum ada info mengenai pesawat yang ditabrak dan korban luka/jiwa di pesawat tsb.
Senator Bali Arya Wedakarna mendadak viral di lini masa X. Akibat video ketika Arya sedang memarahi kepala Kanwil Bea Cukai Bali Nusa Tenggara dan kepala Bea Cukai Bandara I Gusti Ngurah Rai, serta pengelola bandara.
Ucapan Arya dianggap rasis lantaran menyinggung jilbab atau hijab yang dikenakan Muslimah. Ucapan Arya yang ingin agar pegawai asli Bali ditempatkan di meja depan melayani wisatawan dibandingkan pegawai yang memakai hijab menimbulkan kontroversi.
"Saya gak mau yang front line, front line itu, saya mau yang gadis Bali kayak kamu, rambutnya kelihatan terbuka. Jangan kasih yang penutup, penutup gak jelas, this is not Middle East. Enak aja Bali, pakai bunga kek, pake apa kek," ucap Arya dikutip https://t.co/2HaZ6w4aXL di Jakarta, Senin (1/1/2024).
Selamat Datang Otoritarianisme Elektoral
Ini zaman otoritarinisme elektoral, zaman ketika rezim berwatak otoriter tetap menyelenggarakan pemilihan umum untuk menciptakan topeng demokrasi.
#majalahtempo
Selamat Datang Otoritarianisme Elektoral
Ini zaman otoritarinisme elektoral, zaman ketika rezim berwatak otoriter tetap menyelenggarakan pemilihan umum untuk menciptakan topeng demokrasi.
#majalahtempo
@DKIJakarta mau tanya pak, ini tuh yang desain font dan yang menentukan warna nya siapa ya ? kritik nih ya , jelek bgt pak 🙏 jakarta ni pakai konsultan branding apa logo ga ya ?