LAPORAN INSIDEN KEKERASAN TERHADAP PERSONEL PERSIB, PERUSAKAN BUS, DAN DUGAAN PENJARAHAN BARANG MILIK ROMBONGAN EPA
Hari/Tanggal: Minggu, 11 Oktober 2026
Waktu Kejadian: Sekitar pukul 21.30 WIB
Lokasi: Rest Area Batang KM 360, Jawa Tengah
Personel yang Terlibat:
1. Pandu Persada, Media Officer PT PERSIB Bandung Bermartabat untuk tim Elite Pro Academy (EPA) U-10.
2. Ridwan, anggota tim Akademi PERSIB.
1. Kronologi Kejadian
Pada Minggu, 11 Oktober 2026, sekitar pukul 21.30 WIB, terjadi insiden penyerangan terhadap rombongan PERSIB di Rest Area Batang KM 360, Jawa Tengah.
Pandu Persada, Media Officer PT PERSIB Bandung Bermartabat yang sedang dalam perjalanan kembali ke Bandung setelah menjalankan tugas peliputan kegiatan Elite Pro Academy (EPA), berada di lokasi bersama Ridwan dari tim Akademi PERSIB.
Berdasarkan informasi awal yang diterima, keduanya berpapasan dengan rombongan suporter Persija Jakarta yang sedang dalam perjalanan pulang setelah mendukung timnya bertanding di Yogyakarta.
Dalam rangkaian kejadian tersebut, bus rombongan EPA dilaporkan mengalami penyerangan oleh sekelompok orang yang diduga merupakan bagian dari rombongan suporter tersebut. Akibat kejadian itu, bus dilaporkan mengalami kerusakan. Selain itu, beberapa koper milik ofisial dan tim EPA PERSIB U-18 dilaporkan dijarah.
Ketika berada di area toilet rest area, Pandu dan Ridwan berupaya kembali menuju bus. Namun, situasi yang tidak kondusif dan banyaknya orang di lokasi menyebabkan keduanya terpisah dari rombongan.
Bus EPA kemudian melanjutkan perjalanan lebih dahulu, sementara Pandu dan Ridwan tertinggal di lokasi.
Dalam situasi tersebut, Pandu dilaporkan mengalami kekerasan fisik oleh sejumlah orang yang diduga terlibat dalam penyerangan. Untuk menghindari ancaman lebih lanjut, Pandu kemudian berlindung di sebuah tempat tambal ban di area Rest Area Batang KM 360.
2. Perkembangan Situasi dan Status Personel
Berdasarkan informasi terakhir yang diterima, kondisi kedua personel adalah sebagai berikut:
A. Ridwan
Ridwan telah berhasil meninggalkan lokasi kejadian dengan selamat setelah mendapatkan tumpangan menggunakan mobil milik orang tua salah satu pemain. Kenek bus rombongan EPA juga turut berada di dalam kendaraan tersebut.
B. Pandu Persada
Pandu masih tertinggal di Rest Area Batang KM 360, Jawa Tengah, setelah terpisah dari rombongan. Pandu dilaporkan mengalami kekerasan fisik dan berupaya menyelamatkan diri dengan berlindung di sebuah tempat tambal ban di area rest area.
Hingga laporan ini disusun, PERSIB masih melakukan koordinasi secara intensif dengan pihak kepolisian di wilayah Batang, Jawa Tengah, untuk memastikan keselamatan dan mengupayakan pengamanan serta evakuasi Pandu dari lokasi kejadian.
Prioritas utama saat ini adalah memastikan Pandu berada dalam kondisi aman, memperoleh konfirmasi mengenai kondisi fisiknya, dan dapat segera meninggalkan lokasi dengan pendampingan yang diperlukan.
3. Dampak Insiden
Berdasarkan informasi awal, insiden ini menimbulkan beberapa dampak sebagai berikut:
1. Keselamatan personel: Pandu Persada dilaporkan mengalami kekerasan fisik dan masih tertinggal di lokasi kejadian. Ridwan telah berhasil meninggalkan lokasi dengan selamat.
2. Kerusakan kendaraan: Bus yang membawa rombongan EPA dilaporkan mengalami kerusakan akibat penyerangan.
3. Kehilangan barang: Beberapa koper milik ofisial dan tim EPA PERSIB U-18 dilaporkan dijarah.
4. Gangguan perjalanan: Sejumlah personel terpisah dari rombongan sehingga memerlukan penanganan dan koordinasi untuk memastikan keselamatan mereka.
Pendataan lebih lanjut diperlukan untuk memastikan kondisi fisik korban, tingkat kerusakan bus, jumlah serta jenis barang yang hilang, dan total kerugian yang ditimbulkan.
Gatel.
Ini lah kenapa bagiku karya seni apa pun yang dibikin (yaudah, iya, “dibantuin”) pakai generative AI itu ga bakal bisa kuterima sebagai “art.”
Opiniku dalam empat screenshot:
Banner United > England itu asalnya karena pemain Man Utd sering dikambinghitamkan dan dicaci maki klo Inggris kalah, kaya Beckham 98.
Plus di era kejayaan Man Utd, hampir semua fans klub lain anti sama Man Utd sampe ada ABU (anyone but United).
Shivers. Lagu mendalam penuh makna, buat para perantau luar negeri. Yang nyanyinya, orang Indonesia yang melanglang buana dengan karir cemerlang di luar negeri sana. 🇮🇩
Thank you for this emotional rendition, @Anggun_Cipta ❤️
Akhir nya Timnas juara, tapi Bio tdk suka rasa ini setiap tonton selalu buat jantung berdetak kencang.. Evaluasi dari sya coach harus mainkan pria nomor 8 di tribun untuk tembok pertahanan
Sepakbola masih permainan yang sama. Yang berubah adalah cara kita menikmatinya. Dari menyaksikan langsung di lapangan, berpindah ke layar televisi, lalu kini cukup melalui potongan video beberapa detik di media sosial.
Rek Seoul nurunkeun budak SD ge nu peunting 3 poin anyeeengg!
Rayakan ku cumi tepung asam manis jeung fuyunghai ieumah anjeengg. Nginumna coca cola make es.
Cah kangkung ulah tinggaleun. Lezzgooowww!