Heboh !
Punyaku jadi sempit kayak perawan lagi habis melahirkan ujar si ibu dgn santainya .....😱
1 tahun sang suami tak di kasih jatah
Si istri langsung kena semprot bidan 😆
Aldi Taher hadir bersama istri dan anak-anaknya.
Diundang ke salah satu stasiun tv
Dan yang keluar dari obrolan ini jauh lebih dalam dari yang kelihatan di permukaan.
Di balik semua gimmick dan konten viralnya:
Banyak orang kenal Aldi Taher sebagai sosok yang selalu bikin heboh — lawak, kontroversi, viral.
Tapi di episode ini dia bicara soal sesuatu yang jauh lebih berat.
Ibunya stroke selama 25 tahun.
Bukan setahun dua tahun.
Dua puluh lima tahun.
Dan di stroke kelimanya leher ibunya sampai miring, makan harus pakai sonde.
Saya tidak boleh terlihat sedih di depan ibu saya.
Dan Aldi sendiri adalah penyintas kanker.
Dan dari dua beban berat itu muncul satu filosofi hidup yang sederhana tapi dalam:
Enggak apa-apa disumpahi netizen asal jangan disumpahi langit.
Sekasar apapun komentar yang masuk gambar apapun yang dikirim responnya sama:
istigfar. Lewat. Selesai.
Bukan karena tidak sakit.
Tapi karena dia sudah memilih menggunakan energinya untuk hal yang lebih penting merawat ibu yang sakit, menjaga kesehatannya sendiri, dan membesarkan anak-anaknya.
Soal istrinya Shika:
Shika hadir dan berbicara jujur awalnya kaget dengan haters dan komentar negatif.
Tapi lama-lama belajar bahwa memang tidak ada public figure yang bebas dari itu.
Dan ada satu kalimat Aldi ke istrinya di akhir yang menurut gue sederhana tapi berat maknanya:
Makasih ya sudah jadi istri yang baik, salehah, sudah jadi ibu.
Shika nangis.
Aldi becanda untuk mencairkan suasana karena memang begitu caranya.
Tapi bukan berarti tidak serius.
Yang paling gue ingat dari episode ini:
Aldi bilang dua hal soal kesetiaan yang menurut gue worth disimpan:
Kesetiaan perempuan itu diuji ketika tak berharta. Kesetiaan laki-laki itu diuji ketika sudah segala ada.
Dan soal Al-Qur'an yang dia baca rutin:
Efek baca Quran ada ujian apapun kita bawa husnuzan sama Allah dan bawa happy aja.
Ini bukan motivasi kosong.
Ini dari orang yang ibunya stroke 25 tahun dan dirinya sendiri pernah divonis kanker.
Di balik semua kegilaan konten Aldi Taher yang sering bikin orang geleng-geleng kepala ada seseorang yang setiap hari bangun dan memilih untuk tidak kelihatan hancur di depan ibunya yang sakit.
Yang memilih tertawa bukan karena hidupnya mudah tapi karena dia tahu tertawa adalah satu-satunya cara dia bisa terus berdiri.
Dan itu bukan hal kecil.
NYESEL BANGET DI USIA 28 BARU TAU INI 🥹
buat yang sering lemes, gampang sakit, susah tidur, jerawatan, mata capek, sering pusing, rambut rontok, gampang capek
SAVE DULU SIAPA TAU BUTUH‼️
Teman-teman mohon bantuannya bersuara agar kasus uang jemaat sebesar 28 miliar yang raib di tipu oknum BNI bisa selesai.
Kasus ini sudah berlangsung lama namun tak ada itikad baik,.
@DivHumas_Polri@KejaksaanRI@prabowo
No viral no justice kata @mohmahfudmd
Bantu RT 🙏
Guys, kalian tau Aldi Taher kan.
Yang komen-komen random di mana-mana.
Yang tiba-tiba nongol di postingan orang dengan Aldis Burger Cempaka Putih, rotinya lembut, dagingnya juicy, bisa pesan online.
Yang diblok Deddy Corbuzier.
Yang bikin grup WhatsApp mantan istri tapi yang ngobrol dia sendiri.
Ya.
Orang itu.
Dan gue baru tau satu hal soal dia yang bikin gue diem sebentar.
Istrinya Salsa Billy cerita soal momen pertama dia sadar Aldi itu orang yang layak dijadiin suami.
Bukan waktu Aldi ngasih bunga.
Bukan waktu dia romantis-romantisan. Bukan waktu dia kaya atau terkenal.
Tapi waktu Salsa pertama kali datang ke rumah Aldi dan lihat satu hal
Aldi lagi mandiin ibunya.
Gantiin pampers.
Dan Salsa bilang
Waktu itu aku belum pernah lihat laki-laki kayak gitu. Yang beneran oh, kayaknya nggak salah nih.
Dan ini yang bikin gue mikir.
Di luar sana Aldi Taher dikenal sebagai orang yang absurd.
Yang random.
Yang bikin orang ketawa sekaligus geleng-geleng kepala.
Tapi di rumah dia yang nyuci,
yang urus anak
yang ingetin istri buat nggak marah ke anak dengan cara kasar,
yang bilang salah nggak salah, minta maaf aja,
kita dapat pahala juga.
Nggak ada kamera.
Nggak ada penonton.
Nggak ada yang tepuk tangan.
Dan mungkin itu yang paling langka dari seorang laki-laki
Baik bukan karena dilihat.
Tapi karena emang begitu orangnya.
Salsa juga cerita awal nikah lagi COVID.
Nggak ada syuting.
Uang tipis.
Mereka buka barbershop.
Buka mie ayam.
Aldi sendiri yang nyukur rambut temennya buat bertahan hidup.
Dan sekarang burger Cempaka Putihnya viral gara-gara dia komen random di mana-mana dengan cara yang orang bilang "nggak ada konsepnya."
Tapi Aldi sendiri bilang "Konsepnya Allah."
Gue nggak tahu apakah itu wisdom atau dia emang nggak bisa jelasin konsepnya.
Mungkin dua-duanya.
Tapi satu hal yang gue yakin orang yang di puncak kesibukan hidupnya masih mandiin ibunya sendiri, itu bukan orang yang perlu kita ragukan karakternya.
Sisanya biar Allah yang urus.