Mereka memang masih dalam tahap belajar, wajar jika melakukan kesalahan dan mungkin terdapat banyak kekurangan. Tugasmu adalah membimbing dan memfasilitasi agar mereka sesuai dengan expektasimu, bahkan lebih. Memang itu tugasmu !
Tapi, setelah menenangkan pikiran, dan curhat ke suami. Ada kalimatnya yang membuatku bermuhasabah diri.
Kamu kecewa karena expektasimu yang tinggi, mereka mahasiswa yg masih belajar untuk mencapai itu.
๐ง : sekarang hari minggu sekolahe libur, besok senin masuk sekolah lagi ya nduk?
๐ถ: gak mau bund, gak mau sekolah
๐ง: la kok g mau sekolah ki besok cita-citanya jadi apa?
๐ถ: jadi Burung ๐ฆ
๐ง: oh yaaa pinter terbang ๐ฉ
Bayi 2 tahun lagi senang-senangnya cerita. Cerita apapun yg baru aja dia alami. Tapi ditengah-tengah cerita beberapa kali doi bilang: apalagi ya nda...
Akhir-akhir ini udah gak bisa ngerasain nikmatnya menyusui karena ada suatu hal, 2 hari lalu memutuskan untuk menyapih anak dengan dengan banyak harap. Salah satunya berharap jiwa lebih sehat. Aku kira proses menyapih akan lebih mudah,
Ternyata sangat sulit, ada proses mengganti bahkan menghilangkan kebiasaan yang kami sukai yg terjalin hampir 2 tahun. Sangat sulit bagiku dan bayi.
Setiap bayi menangis hanya bisa menenangkan dan berdoa "ya Allah mudahkan, ya Allah mudahkan.."
Ada nomen saat bayi sedang diajak jalan-jalan bu mertua, tiba-tiba duniaku hening. Seperti ada bagian dari hatiku yg hilang meninggalkan lubang yang menganga.