Anjir ternyata aku digibahin satu angkatan karena postingan ku yang pake lesbian flag dan ngeposting pacarku. Pantes sharenya banyak bener jir, diomongin ternyata, ini pun baru tau. Aneh bener dah orang-orang kurang kerjaan ini ngomongin aku cuma karena aku lesbian,
Orang dewasa punya standar tinggi kalau ketemu anak kecil.
Di mata orang dewasa, anak harus ceria, harus mau respon segala pertanyaan, harus mau salim, harus mengikuti norma sosial dengan perfect.
Anak kecil teriak dikit
"Gak diajarin ortunya ya?"
Anak kecil nangis
"Kok cengeng sih?"
Anak kecil slow to warm up
"Masih kecil udah introvert ya"
Anak kecil ikut ortu nongkrong, bosen, butuh input stimulus lain
"Rewel ya ternyata"
Kata gw mah elu yg rewel. Udah dewasa tapi judgemental banget ke anak-anak. Anak kecil tuh sedang belajar memahami dirinya sekaligus memahami dunia yang semua isinya tuh besar-besar. It gets too overwhelmed sometimes. It's a part of the growth process. Mari kita jadi orang dewasa yg wajar gitu lho.
Di bidang astronomi, jarak yg sangat jauh diukur dgn satuan “tahun cahaya”
Di Indonesia ada satuan baru dlm perhitungan harga/biaya yg sangat mahal, yaitu “hari MBG”
* Anggaran beasiswa LPDP: 5 hari MBG
* Subsidi BPJS Kes: 40 hari MBG
* Biaya pembangunan Whoosh: 94 hari MBG
😁
Terlepas dari gaji cewenya besar atau engga, gue mau menekankan sesuatu disini… cowo tuh kadang (or most of the time) suka lupa (atau simply ignorant aja) kalo manusia yg mau dijadikan pasangan hidupnya itu bukan “entitas kosong”.
Ada kultur, pendidikan, pengalaman, keluarga, lingkungan sosial, dll yg ngebentuk si cewe shg lu bisa ketemu dia dan memutuskan utk menikahi dia skrg.
Lu gabisa meremehkan itu. It takes her lifetime supaya dia bisa jadi versinya skrg.
Consider it as a reminder to you. Good luck.
mungkin di islam bisa merayakan hari raya itu "nikmat", tapi jujur, orang yang udah di tahap gak bisa menikmati biasanya udah gak mikirin itu
justru menyuruh mereka untuk merasakan nikmat dan (tampil) senang-senang, ketika gak terasa aman dan nyaman = tuntutan lain lagi