Iya gue emang iri
Bukan iri dari segi material
Gue iri lihat mereka yang Masi bisa berkumpul dgn keluarganya dan Masi bisa merayakan kebahagiaan bersama orgtua nya.
Dulu nongkrong bareng ketawa bareng dimassa yang sama
kini jadi asing ,
Hidup jalan terus
arah berubah,cara berfikir berbeda ,yang berat itu bukan kehilangan kawan baru ,
tapi melepas kawan lama yang Uda gak sejalan.
Perna membahas tentang masa depan dan menua bersama, namun kini ?
Satu per satu menjadi abu
Tak ada lagi kita dalam lembaran utuh
Satu per satu menjadi bisu
Takkan lagi kusimpan namamu dalam lagu.