Lu bayangin gw dulu di pesantren kita bikin mie pake gayung, minum sirup bikinnya di ember, gk prnh keracunan. Itu yg di jawa timur bisa ampe keracunan gmn gila nya itu program setan emg
Pemimpin narsistik hanya ingin mendengar hal2 yg memvalidasi kehebatannya. Bawahan penjilat dgn senang hati menyediakan pujian2 palsu dan menyembunyikan kenyataan2 buruk.
Akhirnya, lahir kebijakan yg sama sekali terputus dari realitas di lapangan. Kesalahan2 yg sangat fatal bahkan sampai mengancam nyawa banyak orang, nggak akan pernah dikoreksi krn para penjilat tidak akan berani menunjukkan celah kepada si narsis.
Saat pemimpin narsistik dan penjilat berkolaborasi, dampak buruk kegagalan kebijakan selalu dilimpahkan kpd pihak yang paling lemah: rakyat..