MAJU PERANG, BERTEMPUR MELAWAN KEBATILAN!
Kamis, 8 Oktober 2026.
Pengadilan Negeri Jakarta Timur.
Kami kembali melangkah ke medan perjuangan. Bukan dengan senjata, bukan dengan amarah, melainkan dengan keberanian, ilmu pengetahuan, argumentasi hukum, dan keyakinan bahwa kebenaran harus terus diperjuangkan.
Sidang Pokok Perkara ke-2: Pemeriksaan Saksi-Saksi dalam Perkara Ijazah Jokowi.
Bersama Tim Pembela Dokter Tifa (TPDT), kami hadir untuk menjalani proses hukum, menguji setiap keterangan, mempertanyakan setiap fakta, dan memastikan bahwa ruang sidang menjadi tempat di mana kebenaran memperoleh kesempatan untuk berbicara.
Perjuangan ini bukan sekadar tentang seorang Dokter Tifa. Ini tentang keberanian warga negara untuk bertanya, tentang supremasi hukum, dan tentang hak publik untuk memperoleh kejelasan atas persoalan yang menjadi perhatian masyarakat.
Kami memahami bahwa jalan menuju kebenaran tidak selalu mudah. Ada tekanan, ada ujian, ada kelelahan. Namun, selama keyakinan masih teguh dan ikhtiar masih mungkin dilakukan, langkah ini tidak boleh berhenti.
Kami tidak datang untuk membenci. Kami datang untuk menguji, mengungkap, dan memperjuangkan kebenaran melalui jalur hukum.
Maju terus. Jangan gentar. Jangan menyerah.
Sebab kebatilan tidak boleh dibiarkan menang hanya karena orang-orang yang mengetahui kebenaran memilih untuk diam.
Hasbunallahu wa ni'mal wakil.
Cukuplah Allah menjadi Penolong kami, dan Dia sebaik-baik Pelindung.
Dokter Tifa
Berjuang dengan ilmu.
Bertahan dengan iman.
Melangkah demi kebenaran.
#DokterTifa #TPDT #SidangIjazahJokowi #PNJakartaTimur #TegakkanKebenaran
Menurut pandangan Islam,
Ketika seorang wanita bangkit melawan kezaliman, dengan adab dan kecerdasan, dengan ilmu, dan tanpa rasa takut demi memperjuangkan kemaslahatan umat manusia
Maka ia sedang memperjuangkan kembali ruh perjuangan mulia para sahabiyah di masa lalu.
(Ucapan seseorang di youtube)