Halaman ini hanya akan jadi peninggalan setelah datang ketiaadaan, semoga ada kebaikan | Learn, write, and da'wah | share reminder • اجتهـدوا فيـﮯ نشـر الخيـر
Dia tidak pernah meninggalkanmu, walau tahu aib dan kekuranganmu, Dia tidak pula membencimu, walau tahu dosa dan kesalahanmu, Dia yang tetap menerima kedatanganmu, walau yang kau bawa hanya air mata, Dialah Allah.
Terlihat baik-baik saja di mata dunia, tertawa seolah tak menyimpan luka. Padahal di setiap sujud panjangnya, ia diam-diam memohon hati yang tetap terjaga.
Meminta ketenangan dan kelak pulang dengan akhir yang indah.
Jatuhkan hatimu pada seseorang yang tak sekadar hadir, tetapi yang selalu merangkulmu dalam baik buruknya takdir. Seseorang yang sanggup merapikan bagian hatimu yang pernah runtuh, lalu menjadikannya utuh kembali dengan cinta yang teduh.
Lalu katakan pada dirimu perlahan, “Aku belum selesai ditelan keadaan. Aku masih di sini, masih bertahan, dan akan kembali… sebagai versi terbaik di masa depan.”
Pernah merasa hidup mengguncangmu sampai runtuh?
Merobohkan semua yang susah payah kamu bangun untuk bertumbuh. Terjatuh,hingga hati terasa rapuh dan penuh riuh.
Jangan khawatir perkara orang lain membicaranmu dibelakang seperti apa, karena sebaik apapun tujuanmu tak akan luput dari prasangka manusia. Allah tahu niat baikmu, dan itu cukup.
Agar hatimu tenang, maafkan siapapun yang pernah menggores luka dihatimu, terima apapun takdir yang pernah terjadi.
lalu mulai saat ini serahkan sisa hidupmu sepenuhnya kepada Allah.