Koleksi #tulisanbelakangtruk hasil papasan di jalan
Sengaja dibikin thread biar gampang dicari dan diupdate.
Monggo klo ada yg mau nambahin koleksinya.
Sepakat, bahkan menurut saya trio itu masih agak underrated kalau dibandingkan dengan trio-trio legendaris lain yang lebih sering dibahas.
Mascherano, Xabi Alonso, dan Gerrard punya kombinasi yang nyaris sempurna:
Mascherano = penghancur serangan lawan.
Xabi Alonso = pengatur tempo dan distributor bola.
Gerrard = mesin yang bisa bertahan, menyerang, mencetak gol, dan mengubah jalannya pertandingan.
Yang membuat mereka spesial adalah perannya sangat jelas dan saling melengkapi. Mascherano memberi kebebasan pada Alonso untuk mengatur permainan, sementara Alonso dan Mascherano memungkinkan Gerrard bermain lebih maju dan lebih berbahaya. Bahkan Benitez pernah menjelaskan bahwa kehadiran Mascherano menjadi kunci untuk memaksimalkan peran menyerang Gerrard.
Banyak fans Liverpool saat itu sampai menyanyikan lagu “the best midfield in the world”, dan jujur saja, itu bukan klaim yang terlalu berlebihan. Liverpool mencapai final Liga Champions 2007 dan menjadi penantang serius gelar Premier League 2008/09 dengan kekuatan utama berada di lini tengah mereka.
Kalau ada satu kekurangan, mungkin hanya karena mereka bermain di era yang sama dengan lini tengah Barcelona, Milan, Chelsea, dan kemudian Spanyol yang luar biasa kuat. Jadi pencapaian trio ini kadang tertutup oleh nama-nama yang lebih glamor.
Tapi dari segi keseimbangan?
Mascherano = petarung.
Alonso = otak.
Gerrard = senjata pemusnah massal.
Sulit mencari trio yang lebih komplet daripada itu.
Bahkan banyak fans Liverpool sampai hari ini masih menganggap Alonso–Mascherano–Gerrard sebagai puncak lini tengah Liverpool di era Premier League.
2017: First Travel. 63.000 jemaah gagal berangkat. Kerugian Rp905 miliar.
2018: Abu Tours. 86.000 jemaah gagal berangkat. Kerugian Rp1,2 triliun.
2018: Hannien Tour. Ribuan jemaah gagal berangkat. Skema Ponzi.
2026: Hanania Group. kurang lebih 2.500 jemaah gagal berangkat. Estimasi kerugian Rp60 miliar.
Setiap kasus: modus sama. Skema Ponzi. Dana jemaah dipakai tutup lubang lama. Tersangka ditangkap. Korban menangis.
Setiap kasus: respons pemerintah sama. Prihatin. Minta diusut. Janji perbaikan regulasi.
Kemenhaj mengakui Hanania punya akreditasi B, rekam jejak bagus, bahkan peraih rekor MURI.
Mereka yang keluarkan izinnya. Mereka yang audit 5 tahun sekali.
Sembilan tahun. Empat kasus besar. Hampir 200.000 korban. Hampir Rp2,5 triliun raib.
Dan sekarang pemerintah bilang akan "membuat regulasi monitoring yang lebih ketat."
Pertanyaannya bukan lagi kenapa travel ini bisa menipu.
Pertanyaannya: kenapa negara butuh 9 tahun dan 200.000 korban untuk baru mau serius?
Sumber :
Kompas: https://t.co/Xvg4nPj60F
CNBC Indonesia (First Travel/Abu Tours): https://t.co/7D0dQF82if
Buat remaja 90an mungkin dulu paham banget fenomena 2 gadis ini kita dulu sampe terpecah belah gara2 mereka
Kalo saya team Sarah sih bukan karena Sarah kaya dan berpendidikan tapi lebih suka cewe yang berprinsip kalo kata bang Mandera 😝😝
Pgn tau nih kalian team Sarah / Zaenab ?
Alesannya ?
Your Chrome is eating 8GB of RAM right now.
If your laptop fan sounds like a jet engine and Chrome freezes every 5 minutes, this is for you.
10 settings that reclaimed 6GB of RAM on my machine.
Steal them 👇
That title last season was never a Slot masterclass. It was one man deciding to drag this entire club on his back one last time. Thank you forever Mo. ❤️
🚨🎙️| Thierry Henry on Liverpool getting dominated by this struggling Chelsea side after Arne Slot dismissed Mohamed Salah’s warning about standards dropping:
🗣️ “Mohamed Salah saw this coming. People laughed when he spoke about Liverpool’s standards dropping, but what did we watch today against Chelsea? That did not look like a serious Liverpool side.
This is a Chelsea team everybody has been calling inconsistent, immature, mentally weak all season… yet they looked sharper, hungrier, more organized, and physically stronger than Liverpool. That should worry Arne Slot a lot.
I heard Slot’s response to Salah, saying standards are bigger than one player. Normally I agree with that. But football does not care about press conference answers, it exposes you on the pitch. And today the pitch exposed Liverpool badly.
When your pressing disappears, your midfield stops competing, and your senior players cannot control the tempo against this Chelsea side, then maybe Salah was not protecting his ego… maybe he was warning people.
Liverpool fans hate hearing this because Salah is a legend, but legends usually recognize decline before supporters do. He has been inside that dressing room every day. Maybe he already saw the drop in mentality, intensity, and accountability coming.
Chelsea did not even need to be amazing today. Liverpool made them look like a top European side through poor structure and lack of fight. That is the dangerous part.
So yes, after watching this performance, I think Salah was right to question whether Liverpool’s standards are slipping. Because elite teams do not get outrun and outworked by a Chelsea side that spent most of the season getting mocked.” #LIVCHE
1. Taksi mogok dan tabrakan dengan KRL
2. KRL berikutnya tertahan, nggak bisa lewat
3. Argo Bromo nabrak dari belakang
Sedih banget. Kejadian-kejadian gini bisa dihindari jika DJKA Kemenhub segera kelarin Double-Double Track yang progresnya lelet banget dan nggak ada korupsi buat kepentingan pemilu-pilkada sebelumnya.
Semoga setelah kejadian ini, proyek Double-double Track Bekasi-Cikarang bisa dipercepat karena udah sangat mendesak.
Jadi meninggalnya korban commuter line itu akibat dari serentetan random tai babi situation
Ada perlintasan gak resmi, tapi pas mau ditutup sama pemda, ada ormas tai babj yg nolak, lalu pemdanya juga tai babi gak mampu ngatasin tekanan ormas tai babi
Lalu ada sopir tai babi dari armada tai babi melintas di lintasan tai babi, lalu ditabrak oleh kereta, kemudian sangking tai babinya, taxi ini menolak diderek oleh KAI karena kebijakan manajemen armada taksi tai babi bilang kalo gak diderek oleh derek dari perusahaan tai babi, itu duit derek keluar dari sopir tai babi itu.
Dan sialnya sinyal kereta api pagi tai babi sehingga KA antar kota menabrak Commuter line yg terpaksa menunggu akibat tai babi tai babi di atas.
Gue kalo jadi keluarga korban sih akan ngamuk pol
Keren banget intel warga.
Ternyata kejadian tabrakan antara KRL arah Jakarta dan taksi tuh estimasinya sekitar jam 20.46 - 20.47.
Sedangkan kejadian tabrakan antara KJJ dan KRL sekitar 20.52.
Posisi KRL arah Cikarang masih distasiun, gabisa gerak karena insiden taksi didepannya.
Posisi KJJ pukul 20.45.50 - 20.46.10 ngelewatin stasiun Cakung, KJJ ngelewatin stasiun Kranji pukul 20.49.10 - 20.49.30.
Jadi disaat waktu kejadian tabrakan taksi terjadi, posisi KJJ ada diantara stasiun Cakung dan Kranji. Setelah gue hitung, disaat bersamaan terjadi tabrakan taksi, KJJ posisinya udah 0.75KM (20.46) atau 1.5KM (20.47) diluar stasiun Cakung.
Total jarak antara KJJ ke stasiun Bekasi Timur ada 5.5KM. Tiap 1 KM ada blok sinyal.
Total 5 blok sinyal. Tapi yang efektif cuma 3 blok sinyal terutama di stasiun Kranji karena kereta butuh jarak 1 KM kurang lebih buat ngerem aman.
Jarak antara tiap blok sinyal cuma satu menit. Overall KAI cuma dikasih 3 menit yang efisien sejak detik pertama tabrakan taksi buat ngabarin KJJ.
When it’s A RACE AGAINST TIME. Human often lot.
Baca ini bikin gue ngeri banget sama yang namanya WAKTU, in a matter of minutes, dari menit ke 47 ke menit 52, 14 nyawa bertaruh 😭 YAALLAH
Cobain mandi dalam kondisi gelap + air hangat
Saat lampu dimatiin:
- sistem saraf langsung rileks
- detak jantung dan nafas melambat
Ditambah air hangat:
- suhu tubuh naik- lalu turun setelah mandi
- Ini memicu hormon tidur (melatonin)
Hasilnya: Badan/ tubuh masuk mode siap tidur dalam hitungan menit
Kenapa?
Karena otak kita hanya 2% dari berat badan tp memakai 20% energi dan setengahnya dipakai untuk melihat.
Artinya? Setiap cahaya yang masuk ke mata sama dengan beban kerja besar buat otak kita manteman.
Yuk cobain😆
menikahlah dengan seseorang yang memahami sikap sakinah, mawaddah, warahmah.
— sakinah : ketika tau kekurangan pasangan tapi tidak mencela.
— mawaddah : ketika melihat kekurangan pasangan tapi memilih fokus pada kelebihannya.
— warahmah : kekurangan pasangan dijadikan sebagai ladang amal pahala.
Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Haedar Nashir, menegaskan bahwa Kalender Hijriah Global Tunggal (KHGT) adalah keniscayaan bagi umat Islam di tengah arus globalisasi.
Haedar Nashir menjelaskan bahwa KHGT merupakan respons terhadap keniscayaan globalisasi, yang ia gambarkan sebagai “kereta raksasa” yang dapat menggilas siapa saja yang tidak siap, namun menjadi kendaraan penting bagi mereka yang mampu menghadapinya.
Dalam perspektif universum, Islam disebut sebagai agama kosmopolit yang mengandung nilai-nilai universal, sebagaimana termaktub dalam Al-Qur’an, “Wama arsalnaka illa rahmatan lil alamin” (QS. Al-Anbiya: 107), yang menegaskan bahwa risalah Islam ditujukan untuk seluruh alam dengan nilai-nilai rahmat.
Haedar menyoroti sejarah Islam yang telah menunjukkan sifat globalnya sejak dulu. Islam menyebar dari Jazirah Arab hingga ke Magribi, Eropa (Andalusia, Balkan), Rusia, Asia Timur, dan Asia Tenggara, meskipun dengan keterbatasan transportasi pada masa itu. “Ini bukti nyata bahwa Islam telah mengglobal sejak awal, sebagai wujud rahmatan lil alamin,” ujarnya.
Oleh karena itu, di era globalisasi yang menghapus sekat administratif, kehadiran kalender hijriah global menjadi mutlak untuk menyatukan umat Islam dengan satu tanggal dan satu hari di seluruh dunia.
Ia menegaskan bahwa Muhammadiyah tetap berpijak pada identitas kebangsaan Indonesia, sebagaimana diwujudkan dalam dokumen resmi Pancasila dan Darul Ahdi Wasyahadah. Namun, untuk kepentingan universal, kalender global ini dianggap sebagai langkah strategis yang tidak dapat dihindari.
“Kita tidak lagi bisa hanya berbasis kalender lokal, kecuali untuk keperluan tertentu. Kalender global adalah jihad akbar dan ijtihad umat Islam menghadapi perkembangan global,” tegas Haedar.
Dari perspektif kesatuan, Haedar menekankan pentingnya ukhuwah (persaudaraan) sebagai keniscayaan untuk menjaga keutuhan umat Islam, baik di Indonesia maupun dunia. Ia merujuk pada Al-Qur’an, “Innamal mukminuna ikhwah” (QS. Al-Hujarat: 10), yang memerintahkan umat Islam untuk bersaudara, serta perintah untuk berpegang teguh pada tali Allah dan tidak berpecah belah (QS. Ali Imran: 103).
Namun, ia mengakui bahwa ukhuwah sering sulit dipraktikkan dalam dua isu besar: konflik Palestina dan penentuan kalender hijriah.
Haedar menyebut penentuan kalender hijriah sebagai “jalan terjal” bagi Muhammadiyah, terutama karena perbedaan pandangan di tingkat lokal dan global. Ia mencontohkan kebingungan umat awam ketika tanggal penting seperti 1 Ramadan, 1 Syawal, atau 10 Zulhijah berbeda-beda, bahkan hingga dua atau tiga hari, padahal peredaran bulan, matahari, dan bumi bersifat eksak.
Meski demikian, Haedar menegaskan bahwa Muhammadiyah terbuka untuk dialog dan musyawarah demi mencapai mufakat. “Prosesnya mungkin lama, bisa 10, 50, atau 100 tahun, tapi Muhammadiyah akan sabar menanti,” ujarnya.
Ia juga mengapresiasi inisiatif individu dan organisasi lain yang telah merintis gagasan serupa, serta mengajak semua pihak untuk menyisihkan kepentingan pribadi demi persatuan umat. Kalender global tunggal mungkin punya kekurangan, tapi sistem lain juga tidak sempurna. “Mari duduk bersama untuk satu tujuan: satu hari, satu tanggal,” ajaknya.
Dari sisi saintifik, Haedar menjelaskan bahwa Muhammadiyah menggunakan metode hisab sebagai salah satu parameter kalender global, di samping prinsip satu hari satu tanggal untuk seluruh dunia. Ia menegaskan bahwa hisab dan rukyat sama-sama memiliki dasar dalam Al-Qur’an dan hadis, seperti hadis dari Ibnu Umar, “Fain gumma faqdurullahu,” serta ayat yang menyebutkan kepastian peredaran matahari dan bulan (QS. Yunus: 5).
Haedar menekankan bahwa perubahan metode tidak perlu ditakuti, karena metode hanyalah wasilah (sarana) untuk mencapai tujuan. Muhammadiyah sendiri pernah beralih dari rukyat ke hisab hakiki, menunjukkan keterbukaan terhadap pembaruan.
Ia juga merujuk pada konsep falsifikasi dalam ilmu pengetahuan Barat, yang membuka peluang untuk menguji dan memperbarui teori. “Jika kalender global ini dikritik, kami terbuka. Bahkan ijtihad yang salah pun mendapat pahala,” ujarnya, mengutip prinsip bahwa ijtihad adalah kunci peradaban Islam.
Haedar berharap kalender ini tidak hanya menjadi milik Muhammadiyah, tetapi milik umat Islam secara keseluruhan. “Hilangkan nama Muhammadiyah jika perlu, yang penting kita bersatu untuk satu kalender global,” katanya.
Ia juga menyoroti kebutuhan generasi milenial dan Gen Z akan kepastian kalender, serupa dengan kalender Masehi yang telah mapan, seperti perayaan Natal yang selalu jatuh pada 25 Desember di seluruh dunia.
Meski tantangan masih besar, Haedar optimistis bahwa dengan dialog, musyawarah, dan keterbukaan terhadap ilmu pengetahuan, kalender hijriah global tunggal dapat terwujud. “Jika tidak sekarang, mungkin 25, 50, atau 100 tahun ke depan. Tapi jangan terlalu lama, karena generasi muda menanti,” pungkasnya.
Sumber: https://t.co/Ki6OYgVFy8
#SaatnyaKalenderHijriahGlobalTunggal #SiapLebihAwal #Muhammadiyah