Hundreds of university students in Indonesia took to the streets of Jakarta on Tuesday to protest Indonesia’s government policies. The protests came a day after the country marked its 81st Independence Day.
Enggak mau lagi aku makan MBG Pak.
MBG membuat Psikologi anak anak menjadi tidak baik dan menjadikan Trauma.
Kenapa Negara Ngotot sekali dengan Program kotor, buruk dan Korup ini.
Banyak pemimpin di berbagai
negara yang dipaksa turun dari
jabatannya akibat demonstrasi
dan tekanan rakyat:
- K.P. Sharma Oli (Nepal, 2025)
lengser akibat demonstrasi
rakyat;
- Blaise Compaore (Burkina
Faso, 2014) mundur setelah
demonstrasi rakyat;
- Gotabaya Rajapaksa (Sri
Langka, 2022) mundur setelah demonstrasi rakyat;
- Hosni Mubarak (Mesir, 2011)
mundur setelah gelombang demonstrasi rakyat;
- Evo Morales (Bolivia, 2019)
mengundurkan diri di tengah
gelombang protes massal;
- Ferdinand Marcos (Filipina,
1986) digulingkan melalui
revolusi people power;
- Alberto Fujimori (Peru, 2000)
mengundurkan diri setelah demonstrasi rakyat;
- K. Bakiyev (Kirgizstan, 2010)
lengser karena demonstrasi
rakyat;
- Abdelaziz Bouteflika (Aljazair,
2019) mundur karena didemo
rakyat;
- Robert Mugebe (Zimbabwe,
2017) mundur setelah tekanan
politik & demonstrasi;
- Omar al-Bashir (Sudan, 2019)
digulingkan oleh militer setelah
demonstrasi rakyat.
Dari semua peristiwa di atas
penyebabnya adalah presiden enggan mendengarkan kritik
dari rakyatnya dan otoriter.
Maka kata kuncinya:
𝗝𝗔𝗡𝗚𝗔𝗡 𝗔𝗕𝗔𝗜𝗞𝗔𝗡 𝗥𝗔𝗞𝗬𝗔𝗧
Public alert : Sy ingin infokan masyarakat bhw pelaku mafia tanah atas nama Topan / Taufan alias Mustofa alias Ali Topan yg pernah ditangkap, diadili, divonis dan dipenjara - dan kini kabarnya dlm status "bebas bersyarat" - telah KEMBALI melakukan upaya penipuan terkait properti milik keluarga saya.
Kali ini, Topan menggunakan SHM PALSU yg ditawarkan kpd sejumlah calon pembeli rumah kosong di jl duren bangka, jaksel (SHM asli ada di saya dan sudah diverifikasi keasliannya oleh BPN). Sudah ada beberapa korban yg tertipu komplotan Topan dgn kerugian ratusan juta rupiah. Apabila ada pihak lain yg dihubungi Topan dkk dan menjadi korban penipuan / panggadaian shm palsu, sy himbau utk segera lapor polisi dan infokan saya juga melalui DM.
Walaupun sudah dipenjara, Komplotan Topan dkk ini ternyata tidak pernah kapok dan sangat licin. Semoga polisi bisa scr proaktif meringkus komplotan ini secara keseluruhan : baik topan dan anggota komplotannya, funder, penghubung, koperasi dan notaris hitam yg bekerjasama dgn mereka.
Sy mohon juga Dirjen Pemasyarakatan dapat kembali membatalkan pembebasan bersyarat Topan dan segera mencari & memenjarakan ybs kembali. Yg saya pantau, Topan kini bersembunyi dan terus berganti2 hp.
Sy juga menghimbau pemerintah utk jangan kendor perangi mafia tanah yg dewasa ini aksinya semakin marak dan berani, dan sangat meresahkan masyarakat. Negara jangan kalah dengan penjahat / mafia tanah. Mohon perhatian dan bantuan Kapolda Metro Jaya DKI @TMCPoldaMetro@Poldametrojaya_
Salam, dino patti djalal (berikut berita penangkapan Topan tahun 2021)
Ali Topan, Orang Kepercayaan Ibu Dino Patti Turut Ditangkap Terkait Mafia Tanah | https://t.co/M6HTrwyTGC https://t.co/R35s9Y6trJ
Mohammed al-Wahidi menggelar nonton bareng agar warga Gaza bisa menyaksikan Piala Dunia. Salah satunya, pertandingan Argentina melawan Mesir.
Namun beberapa jam sebelum pertandingan dimulai, dia tewas akibat serangan rudal Israel.
Indonesian President Prabowo Subianto’s $15bn free meals initiative, meant to feed millions of children nationwide, is instead becoming one of Indonesia's largest corruption scandals, with funds allegedly misdirected to affluent regions
🔗: https://t.co/9HA57Ee8z0
Intan Jaya, West Papua
Hundreds of Indigenous West Papuans took to the streets today to protest the recent killings of civilians and raids by the Indonesian military.
The killing of a heavily pregnant woman and her unborn child yesterday appears to have been the tipping point.
NEGARA bangun fasum❌️
NEGARA rampok SDA✅️
Gotong Royong Kumpulkan Rp1 Miliar, Jembatan Enang-Enang Akhirnya Resmi Dibuka
Jembatan Enang-Enang di Kecamatan Pintu Rime Gayo, Kabupaten Bener Meriah, resmi dibuka pada Kamis (2/7/2026). Peresmian disambut tepuk tangan warga yang telah lama menunggu akses tersebut kembali normal setelah putus akibat banjir bandang akhir tahun lalu.
Pembangunan jembatan dan jalan ini terwujud berkat swadaya masyarakat yang berhasil mengumpulkan dana lebih dari **Rp1,08 miliar**.
Pelopor pembangunan, Sahrial Abadi, tak kuasa menahan haru saat menyampaikan terima kasih kepada seluruh warga dan para donatur yang telah bergotong royong mewujudkan proyek tersebut.
Ia mengungkapkan, dari total dana Rp1.081.893.000, sekitar Rp526 juta telah digunakan untuk pembangunan jalan dan jembatan. Sementara sisanya sekitar Rp555 juta akan dipakai untuk menyelesaikan pekerjaan yang masih tersisa, seperti dinding penahan jalan, fasilitas tempat wudhu, dan penyempurnaan kawasan.
Sahrial juga menegaskan seluruh penggunaan dana swadaya akan disampaikan secara terbuka kepada publik sebagai bentuk transparansi dan pertanggungjawaban kepada masyarakat.
Sumber:
Police Corruption Perceptions Indeks.
Peringkat 1 Asia Tenggara
Peringkat 18 dunia.
Padahal rilis terbaru litbang kompas,kepercayaan masyarakat terhadap kepolisian mencapai 82,4%.
Gojek co-founder and former Education Minister Nadiem Makarim has been sentenced to 10 years in prison after being convicted of corruption.
Makarim, a former billionaire and symbol of Indonesia’s tech boom, says the verdict is politically motivated and plans to appeal.
This morning, after Nadiem was sentenced to 10 years in jail, it’s clear that Google needs to take a strong official stand.
The Indonesian judges sullied Google’s name, claiming without evidence the U.S. giant engaged in bribery to win a Chromebook laptop contract.
In this fiction, Google invested in Nadiem’s company, GoJek. In return, Nadiem, who left GoJek to become Education Minister, ordered the purchase of Chromebooks.
Prosecutors failed to put any evidence forward to back this defamatory allegation. Yet Nadiem got 10 years. Why? Because he tried to reform a corrupt ministry and made a lot of enemies.
How can Google remain silent in the face of these baseless allegations. Just because a judge said it, doesn’t make it any less defamatory.
I would expect Sapna Chadha and other senior Google leaders in the region to show the backbone to speak up now. Nadiem was Google’s trusted partner for years. They invested in his company. Will they remain quiet just to protect their business in Indonesia. Where are they in his time of need?