Iran merilis lagi video bergaya Lego, dijamin bikin AS Israel meriang lagi
Narasinya memakai surah Al-Fiil
Udah ketebak kan siapa yg dijadiin pasukan Gajahnya.
Keren.
Di tahun 2010, ada 4 mahasiswa MBA yang kesel karena kacamata mahal banget. ternyata satu perusahaan — Luxottica — monopoli 80% brand kacamata dunia. Ray-Ban, Oakley, Chanel, DKNY — semua mereka. frame yang biaya produksinya $13 dijual $300.
jadi 4 anak ini bikin kacamata sendiri, jual online $95 termasuk lensa. orang bilang "nggak ada yang mau beli kacamata online." target penjualan tahun pertama tercapai dalam 3 minggu. sekarang revenue $771 juta, 300+ toko, dan mereka pegang 7% pasar kacamata Amerika. nama brandnya: Warby Parker
Pelajaran: kalau ada industri yang harganya nggak masuk akal dan customer-nya nggak happy — itu peluang. monopoli itu malas berinovasi. yang kecil dan cepat bisa masuk dari celah itu.
@awesomeposted Faktanya tiketnya ga bener2 ditunjukin, supaya bisa masuk semua harus punya tiket, sering kali supporter duduk ga sesuai nomer tempat duduk. Diliat dari komentar2nya malah pada ke trigger sih, mana foto anaknya dibawa segala.
Dunia sedang tidak baik-baik saja...
Isriwil being isriwil... Iran pun sudah membalas dengan penuh kehormatan tapi terlihat keduanya berhitung, tidak ingin membakar seluruh timur tengah.
Rusia masih terkunci di Ukraina... perangnya panjang, tampak kedua pihak tidak mengerti cara mengakhirinya. China diam, tapi menguat dari dalam, meski dikelilingi negara-negara yang siap siaga.
Di permukaan... semua terasa genting. Tapi kita bisa lihat sesuatu yang lebih besar:
Ini bukan Perang Dunia Ketiga. Ini... adalah Dunia yang bingung. Dunia yang lelah. Dunia yang tidak yakin arah.
Dan di tengah semua itu, kita pun ikut lelah. Bahkan saat tidak sedang berada di medan perang... banyak dari kita sedang berperang dalam kepala sendiri.
Berita buruk datang setiap hari... yang pasti di masa depan sepertinya hanya ketidakpastian... tekanan sosial ekonomi yang mengikis kita pelan-pelan. Kita tidak sedang baik-baik saja. Tapi ya kita juga tidak sendirian.
Hari-hari ini, menjaga kewarasan adalah bentuk keberanian.
Menjaga tubuh tetap sehat dan bugar adalah bentuk kasih sayang.
Dan Menjaga hati tetap lembut... adalah bentuk perlawanan.
Kesehatan mental tidak mesti selalu merasa bahagia. Tapi tentang memilih untuk hidup... walau lelah. Tetap memilih mandi... walau ingin rebahan. Tetap memilih makan sehat... walau ingin menyerah. Tetap tidur cukup... agar esok bisa dijalani.
Kita hanya butuh satu langkah kecil...
Bangun sedikit lebih pagi...
Jalan kaki sebentar...
Baca sesuatu yang menenangkan...
Menjauh dari akun-akun yang membuat hati gelisah...
Memilih senyum, bukan debat...
Satu saja. Satu keputusan sehat hari ini... itu sudah cukup.
Tubuh yang kita rawat bukan untuk pamer. Tapi supaya kita bisa menikmati anugrah kehidupan lebih lama... lebih utuh untuk orang-orang yang kita cintai.
Dan kalau hari ini terasa berat, bukan berarti kita gagal.
kita hanya butuh waktu. Butuh istirahat.
Butuh dikuatkan.
Kita masih di sini. Masih bernapas.
Dan itu... sudah luar biasa.
@NUgarislucu Alhamdulillah itu emang jalan rejekinya atas kesabaran.
No debat.
Tapi yg jadi masalah si miftah tolol ini mempermalukan orang yg lg kerja di depan orang ramai dimana kapasitas dia di situ sebagai publik figur, dan baru minta maaf setelah viral berhari-hari kemudian.
@Heraloebss Dari sudut pandang supir, kemungkinan besarnya arus ga keliatan karena tertutup rumah di sepanjang dan suasana gelap, terlebih ga bakal kedengeran orang teriak di seberang arus gede dari dalem mobil. Pengalaman tinggal di daerah rawan banjir, lebih efektif di blokade jalannya
Nuruddin orangnya sesuai dengan namanya “Cahaya Agama” bernas & insightful
2 jam 30 menit nonton diskusi yg digelar akibat Gembul nantangin Pak Nuruddin debat. Sejak awal gue tau orang asbun yg bilang VOC bikinan Freemason dan VOC ke sini disuruh raja belanda itu bakal kalah.
VOC berdiri 1602, Freemason masuk ke Belanda 1717, Freemason ke Hindia Timur sini 1760-an
VOC berdiri dampak “Tachtigjarige Oorlog” perang pemberontakan (1566-1648) provinsi-provinsi di REPUBLIK BELANDA (🇳🇱 belum berbentuk negara monarki seperti bacotan Gembul)
di dasari semangat pemikiran Freemason tentang kebebasan. Bukan VOC dibikin sama Freemason.