Oke, karena banyak yang minta, gue coba bikin thread series tentang Microsoft Word deh. Bismillahirrahmanirrahim. Yang bakal pertama gue bahas adalah Daftar Isi Otomatis dan Styles Formatting. Gimana caranya bikin Daftar Isi otomatis dan Styling? A thread🧵
Skripsiku kelar 3 minggu doang. Gada revisi. Sidang cuma 30 menit. Kuncinya yaitu kenyangin ama bacaan. Sepenting itu dibaca dan dicermati benar-benar. Biar kalau nulis, ya udah kepikir alur logikanya. Dan kalau kelupaan ini ide siapa, bisa pake database yang udah dipunya
Sebelum lolos S3 plus dg beasiswanya, aku beneran baca puluhan jurnal wkwk. Aku bikin ringkasannya, terus jadi proposal yg cuma 8 halaman itu :')
Bacanya lebih lama drpd nyusun 8 halaman itu.
Tapi percaya deh, teman2 mahasiswa.
Daripada kalian minta AI -- yg sering gak tepat itu -- mending kalian luangkan waktu buat baca. Pake AI untuk translate deh kalo emang bener2 gak paham. Tapi baca sendiri.
Ketika sdh selesai, kalian bakalan 'kekenyangan' sama referensi, terus langsung cepetttt banget nulis karena semua hasil bacaan di otak kalian harus dikeluarin. Ya hasil dikeluarin itu berbentuk artikel atau proposal.
10 books you need to read before you die
Blanchot, The Last Man
Duras, Moderato Cantabile
Joyce, Portrait of the Artist
Deleuze & G, Thousand Plateaus
Borges, Labyrinths
Woolf, To the Lighthouse
Derrida, Aporias
Kafka, The Castle
Tolstoy, Death of Ivan I.
Beckett, Malone Dies
Bangsat. Siapa yang mengira kalau pangkal kenestapaan kita semua adalah lahirnya proyek makan gratis.
Setelah pedagogi dan kesehatan, kini ia mulai menyaplok hak literasi warga negara sebagai korban.
Selamat menikmati kehancuran masa depanmu. Masa depan kita semua. 🙂
gimana caranya aku mendoktrin pikiran aku kalau jangan pernah sekalipun cape berdoa dan jangan pernah sekalipun terlintas keraguan dari doa doa yang aku panjatkan adalah dengan semakin banyak keraguan itu datang, maka semakin sering lagi aku berdoa.
Aku rada kurang setuju sama orang yang bilang:
“ya udah tau buku mahal, mending nabung terus beli yang lain”
Orang suka baca itu bagus, masalahnya buku mahal itu salah pemerintah kocak. Gaji kita kecil juga gara2 banyak yang korup dan rakus. Jadi yang harus dimaki2 ya pemerintah njir bukan nyalahin keadaan😭😭
Respect sama orang yang mental healthnya berantakan tapi tetap hidup semestinya, ga milih ngerusak diri, ga salah pergaulan, selalu self improvement dan tetap perjuangin masa depan, kamu hebat! cuma orang pilihan yang mampu seperti itu. Believe your life will change. Trust me
bahasan gue dan temen-temen cewek gue:
1. buku
2. sekarang invest duit dimana
3. ada makanan enak apa yang baru dicoba
4. rencana atau recap liburan
just bc your lives are boring doesn’t mean ours are too 😂
please, read books. not just captions, or carousel posts, or what made it to the top of your feed. read books. long ones. complex ones. you cannot build a mind with weight on the back of social media ephemerals. intellectual depth demands patience.
Di saat minat baca orang Indonesia masih rendah serendah-rendahnya, sekelompok pembaca yang merasa dirinya dan bacaannya keren sibuk mencibir buku jelek di media sosial.
Ekosistem literasi di Indonesia ini masih kacau balau.
Tak usah jauh kita bahas isi buku, duit di industri ini juga tidak seberapa besar dan tidak bisa bikin pelakunya sejahtera hanya dari industri ini saja, belum lagi ada banyak pembajakan di mana-mana dan dibiarkan oleh platfom jual beli.
Daripada sibuk mencibir buku jelek atau tidak, mending fokus pada menyuarakan buku-buku bagus yang pernah kamu baca.
Biarlah buku-buku yang menurutmu jelek itu menjadi salah satu pemicu tumbuhnya minat baca bagi pembaca-pembaca baru.