Surat Untuk Pemuja Penceramah Salafi Wahabi.
Sepertinya langsung saja.
Kejadian ditolaknyanya Syafiq Riza Baasalamah di Surabaya, para pemujanya keluar semua di X, ini surat untuk antum Ikhwan...
Pertama, para penceramah2 Salafi Wahabi, mereka tidak akan mengaku jk mereka berpaham Wahabi, penolakannya biasanya begini, kita Manhaj Salaf, bukan Wahabi. Kita Ahlussunnah bukan Wahabi. Lihat saja mereka tidak radikal, taat kepada pemerintah, melarang demo dll. Oke saya jawab satu2. Manhaj Salaf yang mana? Jika masih isi kajiannya soal “Syirik, Kafir, Bid`ah”, intoleran, misalnya, jangan berteman dg Non Muslim, Jangan pake Nama Sri dan Wisnu, Musik haram dll, ya itu Wahabi. Crsytal Clear ya mereka Wahabi. Lalu bagaimana dg ajaran mereka kan tidak radikal? Taat kepada pemerintah, ya memang awalnya begitu, pendirinya, Si Muhammad Bin Abdul Wahab di Nejad dahulu juga begitu, awalnya hanya bilang ziarah kubur tidak ada dalilnya, lalu banyak pengikutnya, berubah narasi menjadi ziarah kubur syirik, agak besar pengikutnya, mulai mendatangi orang yang ziarah kubur, menghadang, merusak, dan jika sudah besar, maka mereka membunuh orang yang berziarah kubur. Soal taat pemerintah juga sama, Pendiri Wahabi taat dan koalisi sama Politikus, namanya Saud, untuk apa? Cari posisi hingga finalnya paham Wahabi menjadi paham keagamaan tunggal Saudi al arabiyah.
Kedua, jika hendak belajar apapun, terlebih belajar agama, Mbok ya banyak membaca, jangan satu arah, bacanya malah buku2 Wahabi, jangan, Mbok ya baca juga bagaimana Wahabisme menjadi monster yang sangat mengerikan dalam sejarah kelam Islam di jazirah arab. Wahabisme mengajarkan pemurnian akidah, pemurnian Islam, yg kemudian lahir cara manfsirkan agama yg konyol, tekstualis, eklusif dan pada finalnya adalah, La Hukma Illa Iillah, tidak ada hukum kecuali hukum Allah, tidak ada demokrasi, tidak ada raja, yg ada Syariat Islam ditegakkan menjadi dasar negara. Mereka akan sepakat bahwa Khilafah Islamiyah harus tegak pada akhirnya. Coba baca sedikit saja soal bagaimana ISIS, Al Qaeda, genealoginya kemana? Sama, kafir, syirik, harus pake syariat islam, intoleran. Kok ya malah mau ngaji islam sama mereka? Ga kurang2 Kiai NU dan Muhammadiyah di Media sosial juga.
Ketiga, untuk para pemuja penceramah Wahabi, Ini ada data dari BNPT, bahwa Napi Teroris itu, berpaham Salafi Wahabi, ini fakta Ikhwan, Ya allah, wahabi slafi tidak mengajarkan bikin bom, namun ajaran mereka selangkah lagi bisa membuat pengikutnya menjadi teroris, jika masih denial dg fakta ini, fix antum sudah tercuci otaknya oleh penceramah-penceramah tsb. Hati2, banyak teroris awal niatnya belajar agama seperti antum, namun ikut kajian salafi wahabi akhirnya punya ghirah islam yg salah, akhirnya bergabung sama klp teroris.
Semoga tercerahkan, Ndak juga Ndak apa2, tugas saya sebagai sesama muslim hanya mengingatkan, tp jangan coba2 bikin gaduh bangsa ini dg semangat2 keagamaan kalian.