Berhenti nyuruh ChatGPT cuma "tolong buatkan". Hasilnya generik karena promptnya males.
Ini 10 template prompt template buat kerjaan kantor.
Tinggal lo ganti dengan isi konteks lo, langsung pakai. 
KALAU LO BELAJAR INGGRIS CUMA DARI DUOLINGO, LO BAKAL BUTUH WAKTU 10X LEBIH LAMA.
Ada cara yang jauh lebih efisien. Dan ChatGPT bisa bantu — asal promptnya bener.
Ini 6 prompt-nya:
Temen gue minjem duit Rp 500 juta. Jaminannya sertifikat rumah asli senilai Rp 700 juta. Janji 10 bulan balik.
Gue: "Aman lah ya, sertifikat asli di tangan gue." Pas jatuh tempo lewat 2 bulan, bisnisnya bangkrut, duitnya amsyong.
Gue: "Gue sita ya rumah lo." Dia ngakak: "Sita aja bro kalau bisa. Megang sertifikat asli gak bikin lo bisa milikin rumah gue."
Gue langsung lemes.
KESALAHAN 90% ORANG: NYAMAIN "PEGANG SERTIFIKAT ASLI" = OTOMATIS AMAN
Banyak orang mikir, kalau sertifikat rumah debitur udah di tangan, kita udah jadi "raja" yang bisa usir dia kapan aja kalau macet. Ini blunder fatal.
Di mata hukum, pegang sertifikat doang tanpa eksekusi yang sah itu cuma modal megang kertas mahal. Surat lamaran sita lo bakal masuk tong sampah pengadilan.
RAHASIA 1: PEGANG SERTIFIKAT TANPA APHT = AMPAS
Temen gue pinter memanfaatkan celah hukum, sedangkan gue cuma modal percaya.
Harusnya pas pinjemin duit Rp500 juta, gue gak cuma ambil sertifikatnya. Tapi wajib bawa dia ke Notaris/PPAT buat bikin APHT (Akta Pemberian Hak Tanggungan).
APHT itu lalu didaftarin ke BPN sampai terbit Sertifikat Hak Tanggungan. Di situ baru ada titel eksekutorial "Demi Keadilan Berdasarkan Ketuhanan Yang Maha Esa".
FUNGSI HAK TANGGUNGAN: JALUR CEPAT SITA JAMINAN
Kalau ada APHT dan Sertifikat Hak Tanggungan, posisi gue aman sebagai Kreditur Preferen (diutamakan).
Begitu dia nunggak bayar (wanprestasi), gue punya hak:
1.Langsung jual objek jaminan lewat lelang KPKNL.
2.Gak perlu izin dia lagi, gak perlu nunggu sidang perdata yang tahunan.
Tanpa APHT? Sertifikat aslinya cuma jadi pajangan lemari. Lo gak bisa apa-apain.
RAHASIA 2: JEBAKAN BATMAN TANPA PERJANJIAN TERTULIS
Udah jatuh tertimpa tangga. Pas gue ancam mau gugat perdata ke pengadilan, dia malah nantang.
Temen: "Gugat aja, Bro. Emang lo punya bukti apa kalau gue ngutang?" Gue: "Kan gue ada bukti transfer Rp500 juta!"
Temen: "Gue tinggal bilang di sidang kalau duit itu modal investasi bisnis bareng. Lo investornya, bukan utang. Kalau bisnis rugi, ya tanggung bareng. Lo punya bukti chat atau kontrak utang?" Gue: Zonk.
KASUS UTANG TANPA KONTRAK = BUNUH DIRI FINANSIAL
Bukti transfer doang GAK CUKUP buat buktiin itu transaksi utang-piutang. Di pengadilan, argumen "modal usaha" atau "pemberian" sering dipakai debitur nakal buat ngeles.
Apalagi kalau gak ada surat perjanjian utang (SPH) di bawah tangan maupun notariil.
Niatnya mau baik bantuin temen, malah habis duit puluhan juta buat bayar pengacara dan waktu habis di sidang yang gak jelas ujungnya.
RAHASIA 3: ATURAN MAIN UTANG PIUTANG AMAN
Biar lo gak zonk kayak gue, ini pola aman kalau mau pinjemin duit jumlah besar pakai jaminan properti:
1.Wajib bikin Perjanjian Pokok (Perjanjian Utang Piutang).
2.Wajib bikin Perjanjian Aksesoir (Pengikatan Jaminan lewat APHT).
3.Urus semua di depan Notaris/PPAT yang sah.
Jangan pernah transaksi di bawah tangan cuma modal "enggak enakan" sama temen.
SIKAP DI INTERVIEW: CARA JAWAB SOAL RISK MANAGEMENT
Kasus ginian sering keluar di interview user bank/BUMN bagian legal atau risk analis.
User: "Bagaimana mitigasi risiko kredit macet dengan jaminan properti?" Jawaban gagal: "Saya pegang sertifikat aslinya, Pak, biar aman."
Jawaban cerdas: "Melakukan pengikatan Hak Tanggungan (APHT) hingga terbit Sertifikat HT dari BPN untuk mendapatkan hak eksekutorial langsung tanpa jalur gugatan perdata biasa."
KENAPA JASA NOTARIS MAHAL? KARENA MEREKA JUAL AMAN
Banyak orang pelit bayar biaya Notaris/PPAT pas utang piutang karena merasa kemahalan.
"Ah, masa bikin akta sama daftarin jaminan habis jutaan rupiah?" Akhirnya milih jalur bawah tangan. Begitu macet, rugi Rp500 juta.
Biaya notaris itu adalah premi asuransi hukum lo. Bayar mahal di awal, aman di akhir. Jangan pelit buat legalitas bisnis.
SKILL LEGAL YANG WAJIB DIKUASAI DI DUNIA KERJA:
Kalau lo mau masuk perbankan, BUMN, atau korporat, kuasai ini:
1.Hukum Jaminan: Paham beda Hak Tanggungan (properti) vs Fidusial (kendaraan/benda bergerak).
2.Drafting Kontrak: Bisa bikin klausul wanprestasi yang mengunci ruang gerak debitur nakal.
3.Litigasi Dasar: Paham alur gugatan sederhana (Small Claim Court) buat utang di bawah Rp500 juta.
Punya skill ini, lo bakal dicari banyak perusahaan.
KALIMAT SI TEMEN NAKAL YANG BIKIN GUE SADAR:
"Hukum itu gak melindungi orang yang naif. Hukum itu melindungi orang yang tertib administrasi."
Artinya: Di hadapan hukum, niat baik lo itu gak bernilai kalau gak ditulis di atas kertas bermeterai dan didaftarkan ke negara.
Stop pinjemin duit modal percaya. Mulai tanya: "Gimana legalitas pengikatan jaminannya?"
cc : ngoprekbareng2
Iseng lihat poster di RS pas lagi break…
TAPI KOK ISINYA KAYAK RAHASIA YANG SELAMA INI KITA NGGAK DIKASIH TAU 😭
Masalah kulit kusam & jerawat ternyata ada cara yang jauh lebih simpel…
Dan aku baru sadar sekarang 😭
Ini salah satu sidang yang paling keras menurut gw dalam sejarah UI.
Dibuka dari jam 5 sore, selesainya nyaris jam 3 pagi.
Ratusan mahasiswa menyidang dan menyoraki pelaku KS.
Dekan, Wadek, Kaprodi, sebagian Guru Besar dan Dosen2 pada hadir. Ga ada yang pulang.
Dekan berjanji akan menjatuhkan sanksi DO ke pelaku KS jika terbukti secara sah dan meyakinkan melakukan KS.
Sidang etiknya akan dimulai selasa ini. Kawal terus prosesnya.
MAAF DI UMUR 30 BARU TAU KALAU..
Ternyata Obat China tuh khasiatnya gacor banget:
1. Chang Seuw Tian - kanker, kista
2. Angkung Dragon Merah - stroke & kejang
3. Die Da Yao Jing - betadine
4. Lo Han Kuo - radang, batuk, sakit tenggorokan
5. Salep Pi Kang shuang - penyakit kulit
HIV ITU ADAAA!!
Izin saya jelaskan ya dalam 2 poin utama, sambil marah-marah dikit.
1. 𝗩𝗶𝗿𝘂𝘀 𝗛𝗜𝗩 𝗶𝘁𝘂 𝗮𝗱𝗮
HIV itu udah berhasil diisolasi virusnya sejak tahun 1980-an. Udah dilakukan di puluhan laboratorium di Indonesia. Visualisasinya juga ada dilihat dari mikroskop elektron.
Cara kerjanya pun dengan menargetkan sel limfosit T CD4 pun udah bisa dijelaskan. Enzim-enzim yang bekerja di virus itu pun udah ketauan.
Kalo ada yang bilang "Virus HIV gak ada" ya udah jelas itu orangnya lagi NGARANG!
2. "𝗗𝗮𝗿𝗶 𝗮𝘄𝗮𝗹 𝗷𝘂𝗴𝗮 𝗻𝗴𝗴𝗮 𝗮𝗱𝗮 𝘃𝗶𝗿𝘂𝘀 𝗛𝗜𝗩, 𝗰𝗲𝗸 𝗱𝗶 𝗚𝗲𝗻𝗕𝗮𝗻𝗸."
Ini adalah salah satu narasi HIV/AIDS denialism yang sudah beredar sejak era Peter Duesberg (salah satu denialist HIV), narasinya beredar dari tahun 1980-90an, dan kini beredar lagi di media sosial Indonesia.
Artinya apa?
BASI NARASINYA!
GenBank itu adalah database sekuens DNA/RNA publik milik NCBI (National Center for Biotechnology Information). Nah kalau seseorang menyuruh "cek di GenBank" sebagai bukti HIV tidak ada, ironisnya justru dia membuktikan bahwa dia GAK PERNAH buka Gen Bank, tapi asal ngomong!
Nah di GenBank terdapat banyak banget sekuens genetik HIV-1 dan HIV-2 yang telah dikumpulin dari laboratorium di seluruh dunia. Lah itu sekuens genetiknya aja ada, bisa-bisanya ada orang yang bilang virus HIV gak ada.
𝗡𝗮𝗿𝗮𝘀𝗶 "𝗛𝗜𝗩 𝘁𝗶𝗱𝗮𝗸 𝗮𝗱𝗮" 𝗶𝘁𝘂 𝗕𝗘𝗥𝗕𝗔𝗛𝗔𝗬𝗔
Narasi ini berpotensi memunculkan orang yang tidak percaya akan virus HIV, sehingga bila terinfeksi jadi menularkan ke orang lain, bahkan tidak mau berobat. Selain itu, stigma terhadap orang dengan HIV AIDS dapat menjadi semakin berat.
Jadi, tolong jangan buat statement "seakan-akan ilmiah" PADAHAL gak ada bukti ilmiahnya!
Sekian. Terima kasih.
STOP BUANG DUIT udah paling bener tinggalin ini produk..
Facial Wash : Cetaphil
Spray Serum : D’Alba
Retinal : Elsheskin
Moisturizer : La Roche Posay
Sunscreen : Skin1004
Toner : Finally Found You
Basic Dr Tompi yang bikin geleng-geleng kepala sama hasilnya
yap! ada yg jari tangannya pernah kek gini? aku 2 minggu lalu udh kena tp barusan sembuh minggu lalu, trs pagi ini muncul lagi. mau ke spkk ga dibolehin ortu, begitupun konsul ke halod*c. katanya bisa disembuhin sendiri. tolong spill cara penyembuhan & obatnya, thanks (cr google)
Salah satu Youtuber yg kerja sebagai petani yg suka aku tonton.
Dia salah satu orang yang suka sharing berapa yang didapet ketika gajian, pengeluaran setiap bulan, pajak yang harus dibayar dan berapa uang yg bisa dia kirim ke Indonesia.
Dia bukannya pamer tapi pure sharing, aku yg nonton juga jadi kebayang kehidupan dan penghasilan petani Indonesia yg kerja di Jepang itu gimana.