Pernah kepikiran gini gak sih?
Saking capeknya, kamu pengen banget pergi jauh, off semua sosmed, terus nenangin diri biar otak fresh. Tapi, kamu gak punya nyali dan mungkin gak punya modal buat melakukannya.
mulai menerima kenyataan kalau aku itu emang sekurang itu, nothing special, nothing be proud of me and not suitable for anyone. makanya ga heran selama ini ga pernah ada yang bersyukur punya aku dan selau nyepelein tentang aku.
Siapapun kamu, di mana pun, dan berapapun usia kamu
Kalau kamu lihat tweet ini, jangan ngerasa bersalah kalo punya hobby main game. Orang bilang itu ga bermanfaat kek, biarin aja
Selama tetap bertanggung jawab sama real life kamu, gapapa banget. It's just a hobby, afterall ☺️
АРАКАН КAMU ORANG SEPERTI INI?
1. Jarang ada yang nanyain kabar.
2. Selalu cek HP terus, buat lari dari overthinking.
3. Pengen sendiri tapi takut kesepian.
4. Baik ke orang, tapi sering diremehin.
5. Nggak pede sama diri sendiri.
6. Hal kecil dipikirin berlebihan.
7. Jago ngasih saran ke orang, padahal hidup sendiri belum beres.
Capek ya?
🌱
Perhatiin temenmu
kalau dia cerita dia habis tidur lamaaa banget, bangun, tidur lagi...
Ajak ke luar rumah, ajak ngopi.
Ajak nyari angin.
Ajak liat yang ijo-ijo.
Orang yang pikirannya lagi penuh, depresi, SALAH SATU coping mechanism-nya adalah tidur yang lama.
Mentalnya perlu diselamatkan.
Menstruasi tiap bulan, kehamilan beberapa kali, lalu diakhiri menopause.
Sementara kita laki-laki, secara biologi, ya hidup lurus-lurus aja.
Ayo kita sadari sebentar.
Perempuan itu setiap bulan berhadapan dengan biologinya sendiri.
Dengan nyeri datang rutin sekali.
Dengan emosi naik turun tanpa diingini.
Dengan darah yang keluar, tanpa permisi.
Lalu di satu fase hidup, perempuan mengandung.
Menumbuhkan manusia hidup dalam dirinya.
Membagi nutrisi tubuhnya, energinya, tidurnya, napasnya.
Rahim membesar puluhan kali lipat. Organ-organ perutnya bergeser. Trus hormonnya loncat-loncat menari tanpa henti.
Dan ketika semua itu selesai, di dekade ke 5 tubuh berkata,
Haha belum selesai.
Tiba-tiba Menopause datang.
Badan rasa jadi tungku panas, lelah, gelisah, tubuh terasa asing, tapi tetap harus menjalani semua fungsi dan perannya sebagai Ibu.
Sementara biologi kita laki-laki?
Bangun tidur.
Tarik napas.
Minum air.
Kerja seharian.
Lalu merasa wah hari ini produktif sekali.
Kadang kita demam tinggi sedikit saja,
Nada bicara langsung melemah.
Rasanya ingin nulis pidato perpisahan
Setelah memahami ini, aku sering bertanya dalam hati, bagaimana bisa perempuan setangguh ini.
Bayangkan kita laki-laki yang mengalami menstruasi.
Mungkin sebulan sekali kantor akan tutup.
Grup WhatsApp penuh keluhan.
Rumah sakit penuh drama.
Satu kram kecil, sudah minta dipijat se-RT.
Kehamilan?
Laki-laki lapar satu jam saja sudah gelisah.
Jadi kalau hari ini kita melihat perempuan tetap tersenyum,
tetap bekerja,
tetap mengurus keluarga,
tetap peduli orang lain,
Kita menyadari kekuatan versi berbeda.
Dan kita, para laki-laki,
Sudah selayaknya lebih menghargai dan menyayanginya. 🩷
@kqiddy Kalau bukan karna disini kita bisa fokus di ngobrol sama temen kayanya pensi dari kapan tau. Sekarang ditahap ke fish itu buat ngobrol sama temen-temen doang. Ga ada tuh afk afk