Surat Untuk Presiden Jokowi dari Rakyat Garut Selatan https://t.co/idFdno3W06
Cc : @KPK_RI@SatgasPungli . "bkti valid" adanya kongkalikong atara "Cartel" tanah dgn oknum : desa, camat, pgwai Atr/BPN (dlm pnrimaan gratifikasi wisata ke luar negeri).
@KejaksaanRI, bgamana para petani bs melunasi p'jamannya kpd PT.Pertamina. krn dana p'jamannya di "Gangsir" oleh oknum p'ngurus koperasi Ar'rohmah. dan para petani tsb skrg ibarat "tikus mati di lumbung padi"
#UsutTuntas.
Cc : @sapaipt ,
@KejaksaanRI .
sbg bkti awal...mmg bnr adanya "kucuran" dana bntuan dr PT.Pertamina (utk petani di Ds.Sukaresmi Cisaat Kab.Sukabumi) yg di trm oleh koperasi Ar'rohmah yg di "nahkodai" oleh @sapaipt .
@KejaksaanRI .
wlpun dlm kwitansi p'minjaman kpd PT.Pertamina para petani mnrima Rp 13.430.000,-/ptani. tp uang tsb hanya di srhkan Rp 7jt/ptani oleh koperasi Ar'rohmah.
@KejaksaanRI ,demi rsa keadilan yg b'phk kpd masyarakat, blmana ada oknum koperasi mlkkn "PENGGANGSIRAN" dan "PENYUNATAN" dana bantuan utk petani. HARUS di usut sampai tuntas.
Cc : @sapaipt
Temuan di Kota Medan: terdapt perbedaan data dari Dinas Kesehatan, Dinas Sosial dan Tenaga Kerja, dan BPJS Kesehatan.
Data ini ditemukan saat integrasi Jamkesda Medan Sehat ke Penerima Bantuan Iuran BPJS Kesehatan.