@nonmanutdfans@mhuseinali Contoh gampangnya nih, aku pindah alamat. Di kantor kecamatan Jepang cuma ditanya alamat baru di mana, terus diketik, masuk database. Nggak tanya surat dari RT, RW, kelurahan yang lama, foto kopi KTP, KK, bukti bayar PBB, foto rumah, selfie sama tetangga dll.
@zaada92 Dzikir sambil geleng-geleng dulu belum ada, terus NU membudayakan. Dzikir sambil breakdance, sufi bikin. Dzikir sambil salto, sambil tari Saman, sambil tepuk Pramuka yuk, kan dzikirnya baik, gak ada larangannya, sekalian olahraga dan menjaga kebudayaan.
@arupadato@fotodakwah Tahlilan itu sanadnya dari Yaman. Walaupun KH Hasyim Asy'ari belajar di Mekkah, yang dituruti NU sekarang itu KH Wachab Hasbullah, yang mengusulkan supaya bid'ah boleh dilakukan di Masjidil Haram tapi ditolak penguasa Mekkah.
Dulu ada dosen yang pernah mempertanyakan, kalau yang dimaksud subsidi itu selisih antara harga jual dengan harga pasar, maka dosen itu sudah mensubsidi pemerintah. Kalau HPP lebih kecil daripada harga jual, masih untung itu, bukan subsidi.
Diskusi dengan kawan,
Dia bilang, kemarin harga Pertamax itu naik karena pemerintah sebenarnya sudah tidak kuat mensubsidinya
Saya pun heran. Bukannya Pertamax itu BBM non-subsidi ya? Makanya mengikuti harga pasar?
Dia sampaikan. Pertamax itu subsidi juga. Kalau ikut harga pasar, harusnya udah naik dari lama.
Terus saya pun menemukan berita lama ini
Harta itu hisabnya ada dua: asalnya darimana, dan digunakan untuk apa. Makin banyak hartanya, makin lama hisabnya. Semoga bisa menjawab dengan baik supaya bisa masuk surga.
Lo pernah dengar kisah pengusaha muda yang bisa kumpulkan Rp 621 miliar sebelum usia 31 tahun , murni dari kerja keras sendiri?
Gue juga belum pernah dengar.
Sampai nama Kaisar Kiasa Kasih Said Putra muncul di LHKPN KPK.
Mari kita baca datanya pelan-pelan.
Jokowi sangat buruk. Prabowo lebih buruk lagi. Nanti 2029 ada yang lebih buruk lagi. Lalu Indonesia kapan makmurnya?
Nanti setelah Dajjal muncul, lalu nabi Isa turun untuk memeranginya, setelah menang, baru Indonesia adil dan makmur.
Wowo hidup dalam imajinasinya sendiri. Ga mau menerima realita keadaan rakyatnya. Lebih enak foya-foya dan ditepuk tanganin.
Sekali lagi, presiden terburuk sepanjang sejarah republik.