Terserah aja mau pidato pakai Bahasa Inggris, Hindi, Telugu, Congo apapun… 19 juta lapangan kerjanya mana? 11.000 T di kantongnya mana? Orang-orang hobby bohong masih aja dipoles. Cuih…
PBNU itu contoh elit-elit ormas agama yang sibuk jadi mesin politik kekuasaan.
Alih-alih memperkuat umat, mereka hidup dari menempel dan memperkuat rezim demi rezim. Lalu saling berebut remah-remahan.
Anak-anak muda NU yang sudah lama gelisah dan muak, perlu melakukan sesuatu.
Laras Faizati, salah satu perempuan kritis yang dikriminalisasi pasca demonstrasi Agustus 2025, menulis surat ini untuk kita semua.
Mereka bukan penjahat. Mereka warga yang bersuara karena peduli.
Hidup perempuan yang melawan!
#BebaskanKawanKami