72,000 people have been infected, 3,400 people (that we're sure of) have died from COVID-19. People have lost their daughters, sons, mothers, fathers, brothers, sisters and friends without a chance to properly say goodbye. This pandemic is no joke, certainly not a hoax.
Di tengah pandemi, Kraton Jogja meniadakan hajad² yang melibatkan orang ramai. Sebagian tetap berjalan, dg penyesuaian protokol kesehatan.
Ini mestinya jadi pengingat manjur: di atas pelbagai tradisi, apapun basisnya, keselamatan umat manusia tetaplah keutamaan. Mestinya lho ya.
Nah ini cakep sekali di Masjid Kauman, Yogya.
Takbiran di depan rumah masing-masing, mengikuti alunan dari sound Masjid Gedhe Kauman.
Takbir tetap terlantumkan, kebersamaan tetap ada, bersama keluarga. Dan protokol kesehatan tetap dijalankan.
Ada yang seperti juga?
#info | Daftar Rumah Sakit Rujukan Virus Corona.
*Wilayah DIY:
-RSU Dr. Sardjito
https://t.co/hTBKrZS12e
-RSUD Panembahan Senopati Bantul
https://t.co/F8PuPxSH6t
*ralat, cmiiw RS Dr. Soedono di Madiun.
Begini cara mudah saat membeli smartphone untuk mengetahui apakah smartphone ini barang resmi atau barang BM yang pura-pura resmi.
Kalau yang jual bilang barang garansi 1 tahun bukan berarti jaminan itu resmi.
Lihat di dus tanpa perlu membuka, akan ada nomor SDPPI dan QRcode
Membaca kelimanya lebih terkesan perkara administrasi birokrasi daripada menguji apakah konten TVRI saat ini benar-benar menjalankan mandat sebagai TV publik.
Sepanjang sejarah keributan di TVRI, tak pernah masuk pada substansi ini.
https://t.co/mkzZgkuGV2