Perjalanan merangkai memori realita t'lah usai. Gerha fana membukakan kembali pintunya, menuntun jalan untukmu kembali—pulang atau melanglang menuju abadi.
Selamat jalan, atma.
https://t.co/WtI5k7upMO
Kepingan memori 'tlah diraih, aku Yasa Shankara sudah mendapatkan hal yang pasti. Rona Silam ialah bahtera diri yang tersesat ingin pulang, lantai hotel sudah tak lagi kupijaki. Karena hidupku 'tlah berakhir disini, aku harus pulang ke nirwana seorang diri.
Kepingan memori 'tlah diraih, aku Nareshya A. sudah mendapatkan hal yang pasti. Rona Silam ialah bahtera diri yang tersesat ingin pulang, lantai hotel sudah tak lagi kupijaki. Karena hidupku masih jauh untuk disudahi, aku harus pulang ke buana untuk melanjutkan hidup kembali.
Met bubaran Yaa.
Hotel Ronasilam akhirnya digusur gara-gara bangkrut dan tamunya tidak sanggup disuruh bermain sukebak. Kemudian, bukannya dibangun ulang jadi hotel baru, tempat itu malah disulap jadi tempat karaoke yang buka terus kecuali pas tutup dan dengan nama baru (…)
⠀
Saya, Ranu Bayu, 'tlah mengikatkan janji. Tuk menepiskan segala resah para atma tersesat dalam dunia pertengahan antar buana dan nirwana hingga mewujudkan sebuah harsa. Menciptakan Rona Silam sebagai pelantaran mahligai di tepi gerha nestapa yang tak amerta.
⠀
⠀
Aku, Trista Rehn 'tlah mengikatkan janji. Tuk menepiskan segala resah para atma tersesat dalam dunia pertengahan antar buana dan nirwana hingga mewujudkan sebuah harsa. Menciptakan Rona Silam sebagai pelantaran mahligai di tepi gerha nestapa yang tak amerta.
⠀
Kepingan memori 'tlah diraih, aku Dionne Tanjung Barat sudah mendapatkan hal yang pasti. Rona Silam ialah bahtera diri yang tersesat ingin pulang, lantai hotel sudah tak lagi kupijaki. Karena hidupku 'tlah berakhir disini, aku harus pulang ke nirwana seorang diri.
Kepingan memori 'tlah diraih, aku Edgar Putra Hartono sudah mendapatkan hal yang pasti. Rona Silam ialah bahtera diri yang tersesat ingin pulang, lantai hotel sudah tak lagi kupijaki. Karena hidupku 'tlah berakhir disini, aku harus pulang ke nirwana seorang diri.
Kepingan memori 'tlah diraih, aku Mario Geraldo sudah mendapatkan hal yang pasti. Rona Silam ialah bahtera diri yang tersesat ingin pulang, lantai hotel sudah tak lagi kupijaki. Karena hidupku masih jauh untuk disudahi, aku harus pulang ke buana untuk melanjutkan hidup kembali.
Kepingan memori 'tlah diraih, aku Ayastha Nimas Weningtyas, sudah mendapatkan hal yang pasti. Rona Silam ialah bahtera diri yang tersesat ingin pulang, lantai hotel sudah tak lagi kupijaki. Karena hidupku 'tlah berakhir disini, aku harus pulang ke nirwana seorang diri.